Laporan Cabul Oknum Pejabat Butur Dicabut, Polda: Kasus Jalan Terus
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Polda Sultra terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus pelecehan seksual anak dibawah umur yang diduga dilakukan oknum pejabat di Buton Utara.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol La Ode Aries Afatar menyatakan, meskipun pelapor telah mencabut laporannya, namun dipastikan kasus ini akan tetap berlanjut karena masuk dalan ranah UU Perlindungan Anak.
Substansi hukum dalam kasus ini terdiri 2 tindak kejahatan yakni pencabulan anak dibawah umur dan perdagangan manusia.
BACA JUGA:
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra
- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan
- Kolaborasi BKKBN Sultra-Alfamidi Bantu Perkuat Pemenuhan Gizi Keluarga Berisiko Stunting
- Gudang Bulog Muna Barat Siap Dibangun, Target Tuntas Desember 2026
- Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Muna Barat Dirusak OTK
“Harus bisa dibuktikan dulu kasus pencabulan anak, baru bisa melangkah ke kasus perdagangan anak” Jelasnya.
Sebagai Direskrimum Polda Sultra yang baru dilantik, ia akan mendalami kasus tersebut dengan baik dengan upaya memanggil pelapor untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.
Pada Oktober 2019 lalu seorang oknum pejabat di Kabupaten Buton Utara berinisial “R” dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap “M” (14 thn) sebanyak 2 kali.
Reporter : Gery
Editor : Aqsa






