Tembakau Gorila Beredar di Muna, Sejumlah Pelajar Jadi Korban

MUNA, DETIKSULTRA.COM – Salah satu jenis narkoba yaitu tembakau gorila atau tembakau sintetis mulai beredar di Kabupaten Muna. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna melalui humasnya, Mukaram Rifai. Ia mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelajar yang sedang melakukan pesta narkoba.
Mereka secara bersama-sama mengonsumsi tembakau sintesis tersebut. Namun Mukaram tidak membeberkan identitas para pelajar tersebut mengingat mereka masih tergolong anak di bawah umur.
“Saat ini di Muna sudah ada penyebaran tembakau gorila. Beberapa waktu lalu kami melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelajar,” kata Mukaram saat ditemui Kamis (30/10/2025).
Para pelajar yang ditangkap lalu ditangani oleh BNN Muna dengan diberikan pembinaan secara persuasif yang melibatkan orang tua dan guru. Kemudian para pelajar tersebut direhabilitasi yang ditangani langsung oleh BNN Kabupaten Muna. Kata Mukaram, mereka merupakan korban yang harus dipulihkan dengan cara direhabilitasi.
“Mereka ini korban. Mereka bukan pengedar. Jadi kami mengambil langkah untuk melakukan rehabilitasi terhadap para pelajar ini,” ujar Mukaram.
Untuk itu, BNN Muna mengingatkan kepada para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke lembah hitam ini.
Menurut data dari BNN Kabupaten Muna, dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan kasus narkoba di Muna. Tercatat mulai dari 2023 hingga 30 Oktober 2025 BNN telah menangani 90 pasien rehabilitasi.
“90 pengguna sudah direhabilitasi. Di tahun 2023 35 orang. Tahun 2024 35 orang. Kemudian hingga Oktober 2025 ini sudah 20 orang,” ungkap Mukaram.
Sementara itu ada dua wilayah di Kabupaten Muna yang tingkat peredaran narkobanya cukup tinggi. Dua wilayah itu yakni Kecamatan Katobu dan Batalaiworu.
“Ada dua wilayah di Muna yang tingkat peredaran narkobanya tinggi. Kecamatan Katobu dan Kecamatan Batalaiworu,” tambah Mukaram.
Untuk itu BNN Kabupaten Muna berharap agar sinergi dari semua pihak perlu ditingkatkan lagi untuk mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Muna.
“Harapan kami seluruh stakeholder bisa selalu bersinergi dan meningkatkan lagi peran pencegahan terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Muna,” tutur Mukaram. (bds)
Reporter: Mukhtar Kamal
Editor: Wulan







