Warga Muna Barat Soroti Menu MBG Berisi Roti, Telur dan Pisang Rebus
MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Sejumlah warga Kabupaten Muna Barat (Mubar) menyuarakan protes terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Kecamatan Napano Kusambi pada Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan foto yang beredar di sosial media, menu MBG yang dibagikan saat itu terdiri atas satu butir telur rebus, dua roti, satu pisang rebus, dan satu bungkus kacang goreng kemasan kecil. Menu ini diberikan kepada siswa SD, TK/PAUD hingga balita.
Akun fecebook bernama Dewi Dewi mengunggah foto menu MBG yang disertai tulisan “menu MBG Napano Kusambi Sabtu 24 januari 2026, makin hari makin tidak masuk kategori gizi,” tulisnya.
Hal ini disorot karena dinilai rendahnya nilai gizi dan tidak sesuai standar gizi serta penggunaan bahan yang belum matang sepenuhnya.
Postingan tersebut menjadi viral, dan mengundang beragam ratusan komentar. Mayoritas warganet mengecam kualitasnya, meski sebagian kecil mendukung dengan alasan penggunaan pangan lokal dan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Seperti komentar dari akun Nafisya Mutiara Putri yang menulis “Pekat rasa pisang rebusnya kaasi”
Akun Asti Ar juga turut mengeluh “Kadang jeruknya belum masak, kasihan”
Tidak hanya itu, salah satu akun facebook bernama Nhur Ode turut meluapkan rasa kesalnya terhadap menu MBG yang dibagikan.
“MBG hari ini, pisang rebus rasanya pahit dan hambar, mungkin pisangnya belum masak. Bukan tidak mau terima, tapi anak-anak tidak mau makan kalau modelnya kaya begini. Telurnya juga aneh-aneh, padahal anakku rakus dengan telur rebus, ini dia tinggal buang,” tulis Nhur Ode di beranda facebooknya.
Selain itu, akun Alesha Shidqia S juga memposting foto menu serupa dan caption di akun facebook nya “Masuk akalkah ini pisang rebus masih keres begini dikasih sama anak TK kasian”
Keluhan ini menyoroti dugaan ketidaksesuaian dengan Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2025 tentang Standar Menu MBG, yang mewajibkan komposisi bergizi seimbang, bahan matang, dan porsi memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah.
Sementara itu, penanggung SPPG Napano Kusambi, Windi, saat di konfirmasi belum memberikan klarifikasi. Panggilan dan pesan belum dijawab. (bds)
Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan







