Muna Barat

Merasa Tak Diberdayakan, Warga Ancam Segel Gedung Labkesmas Muna Barat

Dengarkan

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Warga Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat mengancam bakal menyegel gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang mulai dibangun. Salah satu warga desa setempat, Kadir mengatakan, selama pembangunan gedung Labkesmas mulai berjalan, pihak kontaktor tidak melibatkan para tukang lokal di desa tersebut.

Ia mengaku, sejumlah tukang telah mendaftarkan diri namun ditolak oleh pengawas proyek. Alasannya, kontraktor belum menerima pekerja. Padahal pekerjaan sudah dimulai sejak beberapa pekan lalu. Kontraktor justru memakai tenaga kerja dari luar wilayah Muna Barat mulai dari tenaga kuli hingga tukang.

“Mereka hanya melibatkan pekerja dari luar. Sementara warga disini banyak juga tukang. Kita mendaftar untuk masuk kerja tapi ditolak sementara pekerjaan sudah berjalan,” ujar Kadir saat ditemui di rumahnya, Jumat (29/8/2025).

Padahal, pada beberapa waktu lalu, beberapa pihak seperti pemerintah desa dan kontraktor sudah sepakat akan mengutamakan tenaga kerja lokal. Warga berharap Bupati Muna Barat meninjau kondisi di dan memberdayakan masyarakat lokal.

“Kami tidak main-main. Kita akan segel. Ini tidak sesuai kesepakatan awal sebelum proyek ini dikerjakan,” tegasnya.

Pelaksana proyek, Fandi, saat ditemui mengungkapkan, saat ini pihaknya belum menerima tenaga kerja seperti tukang karena belum ada yang dikerjakan. Proyek nasional yang dikerjakan oleh CV Vintara Mitra Utama ini masih dalam proses pembesian.

“Insyaallah kita tetap prioritaskan tenaga lokal dalam pengerjaan proyek ini. Nanti saat pengecoran kita berdayakan mereka. Kita bersabar saja,” jelasnya, Sabtu (30/8/2025).

Terkait pemberdayaan tenaga kerja lokal saat ini yang bekerja sudah tujuh orang. Sementara pekerja dari luar sebanyak tujuh sehingga total yang bekerja saat ini baru berjumlah 14 orang.

Ia menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah menolak pekerja yang ingin bekerja. Fandi mengimbau kepada warga yang ingin masuk kerja kedepannya agar berkomunikasi pada koordinator tukang.

“Nanti tukang koordinasikan kembali ke mandor untuk para calon tukang yang ingin melamar kerja di sini. Koordinator tukang juga orang lokal juga. Tidak ada masalah,” tukasnya. (bds)

Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button