Konawe

Pakai “Joki” Mengajar, Istri Bupati Konawe Diduga Masih Terima Tunjangan Profesi Guru

Dengarkan

KONAWE, DETIKSULTRA.COM – Istri Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hania yang berprofesi sebagai tenaga pendidikan atau guru di SMPN 1 Lambuya, diduga masih menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). Sementara Hania, sejak dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Konawe 27 Maret 2025 lalu, tidak lagi aktif mengajar. Kendati demikian, istri Bupati Konawe itu
diduga tetap menerima TPG.

Padahal berdasarkan ketentuan yang diatur Kementerian Pendidikan, guru bersertifikasi wajib memenuhi beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu. Bila kewajiban tersebut tidak terpenuhi, maka tunjangan profesi otomatis tidak dapat dicairkan.

Tak berhenti di situ, muncul pula dugaan bahwa pencairan tunjangan tersebut dimuluskan melalui penggunaan jasa pengganti atau joki yang mengajar atas nama dirinya. Langkah ini diduga dilakukan agar Hania tetap memenuhi syarat administratif penerima TPG.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Dr. Suriyadi, saat konfirmasi awak media membenarkan bahwa nama Hania masih tercatat sebagai penerima TPG.

“Beliau (Hania, istri Bupati Konawe) masih terdaftar sebagai penerima tunjangan profesi,” katanya, Sabtu (1/11/2025).

Meski begitu, Suriyadi enggan menjelaskan detail soal mekanisme pencairan dan verifikasi kehadiran mengajar yang seharusnya menjadi dasar pemberian tunjangan.

“Kalau itu, saya belum dapat informasinya,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah oleh sejumlah awak media, salah satu guru SMPN 1 Lambuya, Puji, membenarkan bahwa tugas mengajar istri Bupati Konawe tersebut digantikan dua guru honorer.

“Selama menjadi ibu bupati jam mengajarnya diserahkan ke guru honor,” tuturnya, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, beban mengajar Hania sepenuhnya digantikan oleh dua guru honorer, masing-masing bernama Sulwan dan Ramadan.

Hal senada juga disampaikan sejumlah siswa SMPN 1 Lambuya. Mereka mengaku nyaris tak pernah melihat Hania hadir di sekolah.

“Dulu masih mengajar ji, tapi sekarang tidak mi, semenjak jadi istri bupati,” ucap salah seorang siswa.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMPN 1 Lambuya, Trisnawati Rasjid, enggan memberikan penjelasan mengenai status penerimaan TPG atas nama Hania.

“Yang bisa menjawab itu ibu kepala sekolah, karena beliau yang berkomitmen langsung dengan ibu bupati,” bebernya.

Meski begitu, ia membenarkan bahwa kegiatan mengajar Hania selama ini memang digantikan oleh dua guru honorer.

Hingga berita diturunkan, awak media ini masih berupaya untuk mengkonfirmasi kepada istri Bupati Konawe, Hania, soal dugaan penerimaan tunjangan profesi guru meski tidak lagi aktif mengajar. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button