BOMBANA, DETIKSULTRA.COM – Massa yang tergabung dalam Pemuda Lembaga Kajian pembangunan Daerah dan Demokrasi Sulawesi Tenggara (LKPD Sultra), dan beberapa perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bombana. Senin (8/6/2020).
Dalam aksinya massa menuntut DPRD Bombana untuk segara mengusut beberapa hal terkait permasalahan yang dilakukan PT. Jhonlin Batu Mandiri (PT. JBM) sehubungan dengan penggunaan pelabuhan rakyat paria di desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana.
Massa menyebut bahwa PT. JBM telah melakukan aktivitas bongkar-muat dilokasi pelabuhan rakyat yang seharusnya tidak diperuntukkan untuk kepentingan perusahaan.
BACA JUGA:
- Taspen Kendari Perkuat Sinergi dengan 11 Mitra Bayar, Layanan Pensiun Makin Cepat dan Tepat
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra
- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan
Massa aksi kemudian diterima oleh Ketua dan wakil ketua DPRD Bombana untuk duduk bersama yang kemudian mendengarkan aspirasi mereka.
Wakil ketua DPRD Bombana, Iskandar mengatakan, pemerintah dibutuhkan dalam menjembatani kepentingan rakyat dan PT. JBM yang sekarang sedang berinvestasi, secara terbuka dan transparan.
“Kami akan panggil pemerintah daerah untuk berbicara di forum DPRD bersama teman – teman,” papar Iskandar.
Reporter: Arif
Editor: Qs







