Peringati HUT ke-80 RI, Diver’s Camp Gelar Upacara di Kedalaman 17 Meter Bawah Laut Desa Wisata Namu
KONAWE SELATAN, DETIKSULTRA.COM – Cara unik dilakukan Diver’s Camp untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Sebanyak 34 penyelam dari berbagai lembaga, komunitas, hingga mahasiswa menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di kedalaman 17 meter bawah laut Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (17/8/2025).
Panitia Teknis Penyelaman, Mohammad Rais menuturkan, kegiatan spektakuler ini merupakan puncak dari rangkaian Diver’s Camp 2025 yang berlangsung sejak 16 Agustus.
“Acara tahunan ini menjadi ajang silaturahmi bagi penghobi selam dari TNI, Polri, lembaga pemerintah, komunitas selam, hingga perguruan tinggi, sekaligus sarana edukasi tentang pentingnya kelestarian laut,” tuturnya.
Dengan mengusung tema “Lestarikan Laut untuk Masa Depan” upacara bawah laut berjalan khidmat. Para diver membentuk formasi, menggelar penggerek bendera, menaikkan sang saka merah putih, hingga penghormatan, semua terlaksana dengan lancar sesuai rencana.
“Alhamdulillah, 34 penyelam yang terlibat mampu menunaikan tugas masing-masing. Upacara berjalan lancar sesuai dengan planning yang telah kami siapkan,” terangnya.
Sementara itu, Panitia Diver’s Camp 2025, Ahmad Nizar, menjelaskan, selain upacara, kegiatan ini juga disertai berbagai agenda sosial dan edukatif. Para diver turut menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan alat snorkeling, menggelar sharing session tentang dunia selam dan konservasi laut, hingga mendonasikan bibit karang.
“Kami juga melakukan penandatanganan MoU dengan ASTINDO untuk mendukung pemasaran Desa Wisata Namu serta deklarasi Desa Wisata Berkelanjutan berbasis lingkungan dan konservasi,” jelas Nizar.
Di sisi lain, Kepala Desa Namu, Nikson, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini. Menurutnya, selain mengangkat pariwisata desa, kegiatan ini juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Diver’s Camp bukan hanya mempromosikan Desa Wisata Namu, tetapi juga memperkuat komitmen kami untuk mengembangkan desa wisata berkelanjutan berbasis konservasi,” ungkapnya.
Adapun unsur penyelam yang terlibat antara lain Korem 1413 HO, Lanud Halu Oleo, Polairud Polda Sultra, Brimob Polda Sultra, Dinas Pariwisata Sultra, BPSPL Makassar, DKP Sultra, komunitas selam, hingga mahasiswa dari UHO, UMK, dan USN.
Rencananya, Diver’s Camp akan terus digelar setiap tahun dan menjadi ikon kegiatan wisata bahari Sulawesi Tenggara. (bds)
Reporter: Septi Syam
Editor: Wulan







