Kreatif! Siswa SMAN 3 Bombana Buat Sabun dari Bunga Tahi Ayam
KENDARI, DETIKSULTRA.COM — Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Bombana membuat inovasi mengubah tumbuhan lantana camara atau biasa dikenal dengan bunga tahi ayam menjadi sabun.
Inovasi tersebut dibuat oleh dua orang siswa bernama Aliana Jaya Sarwati dan Muhammad Darmawansyah Kusuma. Keduanya merupakan siswa kelas XII.
Atas terobosan tersebut, keduanya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam momen Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut melalui lomba Inovasi Daerah (Innovation Governor Award) 2025, dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Sultra.
Keduanya mengalahkan peserta yang berasal dari sekolah lainnya di Sultra, dari puluhan sekolah hanya 10 peserta yang berhasil ke tahapan persentase inovasi.
Aliana mengatakan, tema yang diangkat dalam terobosan ini adalah pembuatan sabun batang dengan ekstrak lantana camara berbasis minyak sawit VCO.
“Sabun ini bermanfaat untuk membunuh berbagai macam bakteri, seperti escherichia coli yang mana pada sanitasi buruk bisa mengotori tangan dan masuk lewat makanan,” katanya.
Lebih lanjut, pembuatan sabun batang ini dibuat melalui laboratorium sekolah, dengan menggunakan peralatan sederhana, sehingga bisa diduplikasi oleh masyarakat luas.
Komposisi pembuatan sabun tersebut terbuat dari lantana camara, minyak sawit, dan VCO, bahan tersebut diperoleh melalui kerjasama dengan UMKM lokal.
Proses pembuatannya yakni dengan saponifikasi, ini adalah reaksi kimia antara lemak atau minyak dengan basa (alkali).
Mereka menggunakan Natrium Hidroksida (NaOH) dicampur dengan minyak sawit dan VCO, terakhir ditambahkan dengan ekstrak lantana camara atau bunga tahi ayam.
“Latarbelakang mengambil terobosan ini karena banyaknya bunga tahi ayam yang tumbuh didaerah kami, sehingga kami mencoba mencari manfaatnya,” ungkapnya.
“Manfaat dari tanaman ini ternyata didukung oleh beberapa jurnal dan menjadi referensi bagi kami untuk mengembangkan tumbuhan tersebut menjadi sabun,” tambahnya.
Siswi SMAN 3 Bombana ini mengatakan, setelah melihat terobosan tersebut, Dinkes Sultra tertarik untuk keberlanjutan produksi produknya. (bds)
Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Biyan







