Metro Kendari

Aktivitas Pertambangan Picu Kerusakan Jalan di Sultra

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kerusakan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan, nampaknya tidak hanya di wilayah lokasi pengelolaan, melainkan juga berakibat buruk terhadap infrastruktur jalan.

Pengamat infrastruktur Sultra, Edwar Ngii, mengatakan, kerusakan jalan di sejumlah titik di daerah ini dipicu oleh aktivits pertambangan, utamanya angkutan material dimana setiap harinya kendraan bermuatan berat lalu-lalang di jalan raya, Sehingga menyebabkan kerusakan badan jalan.

Menurut akedmisi UHO ini, kerusakan yang disebabkan dari kegiatan pertambangan tentu sangat merugikan daerah. Terlebih lagi pembangunan infrastruktur tersebut menelan anggaran milyaran rupiah.

[artikel number=3 tag=”jalan,tambang”]

Rata-rata jalan yang ada di Sultra hanya dapat menahan beban di bawah 10 ton, sedangkan muatan kendaraan tambang 10 ton ke atas.

“Iya Pemprov Sultra dan pemerintah kabupaten kota harus tegas terhadap aktivitas pertambangan yang merusak badan jalan. Pemerintah bisa meminta kapada pemilik perusahaan untuk mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan,” imbuhnya.

Sudah saatnya aktivitas pertambangan memberikan kontribusi kepada daerah utamanya perbaikan jalan bukan hanya sekedar retribusi.

Alumni Universitas Gajah Mada ini juga memberikan saran agar perbaikan jalan yang rusak baiknya menggunakan beton, karena lebih kuat dari aspal.

Repoter: M 7
Editor: Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button