Kampus

Kolaborasi Pasca UHO dan Desa Tapulaga: Tanam Mangrove, Hingga Tingkatkan Literasi Digital Warga

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Program Pasca Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tapulaga, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan penanaman 50 pohon mangrove serta pelatihan pembuatan akun media sosial untuk mendukung promosi potensi desa.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Tapulaga itu bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana publikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain pelatihan, tim dosen bersama peserta juga melakukan penanaman 50 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Tapulaga.

Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi.

Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pendampingan mengenai tahapan pembuatan akun media sosial desa, mulai dari proses registrasi, pengelolaan akun, hingga penyusunan konten yang informatif dan menarik.

Akun tersebut diharapkan menjadi media resmi dalam menyampaikan berbagai informasi serta mempromosikan potensi unggulan desa.

Ketua Tim Pelaksana KKN Tematik, Prof. Arifuddin Mas’ud, mengatakan bahwa pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi penting untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing desa.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada aparatur dan masyarakat desa tentang pentingnya memiliki media sosial resmi sebagai sarana promosi,” ungkapnya.

“Dengan begitu, berbagai potensi yang dimiliki Desa Tapulaga dapat dikenal lebih luas dan membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat,” ujar Prof. Arifuddin Mas’ud.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman mangrove juga menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan sumber daya manusia dan kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan secara beriringan agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pengabdian tersebut, Prodi Manajemen FEB UHO berharap masyarakat Desa Tapulaga mampu mengoptimalkan media sosial sebagai media informasi dan promosi desa.

“Hal ini juga sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kelestarian kawasan pesisir melalui penanaman mangrove,” pungkasnya. (cds)

Reporter: Ridwan Kadir
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button