KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harmin (50), seorang nelayan asal Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah dikabarkan hilang pada 21 Desember 2019.
Lelaki paruh bayah itu ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, dengan kondisi mengambang di perairan Bure, Kota Bau-bau.
“Pada pukul 06.20 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau berhasil menemukan korban nelayan yang dilaporkan hilang diperairan Bure Bau-bau dalam keadaan meninggal,” ujar Kepala Basarnas Kendari, Djunaedi, Selasa (24/12/2019).
Lebih lanjut Djunaedi mengatakan setelah korban di temukan, Tim Rescue SAR Pos Baubau kemudian langsung menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR terhadap satu orang nelayan hilang di sekitar perairan Bure, Bau-bau ditutup,” tandasnya.
BACA JUGA :
- Balai Bahasa Sultra Fokus Penguatan Bahasa Muna, wolio, dan Bahasa Tolaki
- FEB Jadi Penyumbang Lulusan Terbanyak di Wisuda UHO, Capai 155 Orang
- PPP Sultra Perkuat Sinergi, Instruksikan Fraksi DPRD Kawal Kebijakan Gubernur
- UHO Wisuda 763 Lulusan, PlT Rektor Ingatkan Tantangan Dunia Kerja
- Ketika Posisi Duduk Menjadi Pesan Politik, Bagaimana Membaca Simbol Kekuasaan pada HUT ke-81 RI?
Sebelumnya, korban berangkat melaut di perairan Bure, Kota Baubau, sekitar pukul 17.00 Wita pada 21 Desember bersama dua orang rekannya, dengan menggunakan perahu berbeda.
Selang tujuh jam melaut, perahu korban ditemukan terbalik oleh nelayan lainnya, sekitar satu Nautical Mile (NM) dari tempat korban memasang jaring. Masyarakat pun melaporkan ke Tim SAR dan dilakukan pencarian.
Reporter: Sunarto
Editor: Dahlan







