Ekobis

Produk Kopi Tolaki Binaan BI Dipamerkan di UMKM Sultra Expo 2022

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi resmi membuka UMKM Sultra Expo 2022, yang digelar 20-23 Juli di pelataran Eks Tugu MTQ Kendari.

Sejumlah pejabat hadir dalam agenda pembuka UMKM Sultra Expo 2022, di antaranya Anggota DPR RI Dapil Sultra, Bahtra Banong, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh, Pj Sekda Sultra, Asrun Lio, dan stakeholder lainnya.

UMKM Sultra Expo 2022 ini merupakan agenda tahunan Pemprov Sultra yang menggandeng Bank Indonesia (BI) Sultra, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra.

Sebanyak 44 pelaku usaha bidang UMKM dilibatkan dalam expo kali ini. Salah dari 44 UMKM tersebut, yakni UMKM yang khusus memamerkan kopi khas Tolaki.

Anggota DPR RI Dapil Sultra, Bahtra Banong yang didampingi Kepala BI Sultra, Doni Septadijaya dan Dirut Bank Sultra, Abdul Latief, menyempatkan diri mengunjungi booth UMKM kopi Tolaki.

Bukan hanya mengunjungi, politisi Partai Gerinda besutan Prabowo Subianto itu juga turut membeli dagangan Kopi Tolaki tersebut.

Bahtra bilang, membeli produk lokal merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuh kembangnya UMKM. Oleh karena itu, seluruh pihak harus terus mendorong pertumbuhan UMKM, sehingga bisa menembus pasar nasional hingga dunia.

“Selain itu, pemerintah juga harus bisa melahirkan kebijakan yang arahannya untuk membantu pelaku UMKM kita terus eksis dan berdaya saing,” ungkap dia.

Tentunya, Bahtra juga mengapresiasi upaya Pemprov Sultra, BI Sultra dan Bank Sultra yang telah menyediakan wadah untuk memamerkan atau memasarkan produknya ke masyarakat.

Sementara Kepala BI Sultra Doni Septadijaya menjelaskan, produk kopi Tolaki binaan BI akan dikembangkan sebagai produk unggulan yang nantinya akan bernilai ekspor.

Dia mengaku, pihaknya telah melakukan pengembangan sendiri pada produk tersebut dan telah dilakukan pemasaran secara internasional.

“Kita targetkan, bagaimana kopi Tolaki ini bisa menembus pasar internasional,” tuturnya.

Khusus di Sultra lanjut Doni, pertanian harus menjadi bagian yang memberikan kontribusi ekonomi, selain bidang pertambangan.

Makanya, BI Sultra mendorong sektor pertanian utamanya komoditas-komoditas unggulan di daerah agar memiliki nilai tambah untuk menghasilkan produk ekspor yang berstandar internasional.

“Melalui expo ini para pelaku UMKM dapat bertemu dengan calon pembeli guna memasarkan hasil produknya,” tukasnya. (ads*)

 

Reporter: Sunarto
Editor: J. Saki

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button