Sultra Raya

Ali Mazi Kunker ke BKPM, Bahas Aspal Buton

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia di Jakarta, Rabu (3/3/2021) kemarin.

Kunker ini merupakan bagian tindak lanjut dari kunker Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia di kawasan pengembangan aspal Buton, di Kabupaten Buton, Provinsi Sultra, beberapa waktu lalu.

Gubernur yang didampingi sejumlah pejabat datang ke BKPM untuk menindaklanjuti pembahasan aspal Buton, yang selama ini menjadi perhatian pemerintah pusat.

Sejumlah poin penting dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya rencana untuk menjadikan Buton sebagai kawasan industri aspal Buton, yang menjadi bagian dari agenda strategis nasional. Pemerintah daerah sendiri akan melakukan penertiban izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan itu.

IUP pertambangan aspal yang masa berlakunya telah lewat, dan tidak ada upaya perpanjangan dan diiringi dengan aktivitas investasi yang serius, akan dicabut.

Salah satu materi penting yang dibicarakan adalah pemberdayaan pengusaha-pengusaha lokal yang ada di daerah. Hal ini menjadi perhatian khusus, baik oleh Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Sultra Ali Mazi, maupun Bupati Buton La Bakry.

Menurut Kepala BKPM, anak-anak daerah harus menjadi miliuner dengan mengelola potensi yang dimiliki daerahnya.  Mereka didorong untuk dapat mengambil peran besar dalam pengembangan aspal Buton, dengan menjadi wirausaha sektor pertambangan dan usaha turunannya. Untuk peningkatan kapasitas permodalan, Bank Sultra dapat memberikan pinjaman hingga maksimal Rp200 miliar.

Untuk meningkatkan pemanfaatan dan pengembangan aspal Buton, Kepala BKPM meminta agar pasar aspal Buton dioptimalkan penggunaannya dan dilakukan penetrasi ke pasar global dengan melakukan ekspor.

Terkait hal itu, Bupati Buton, La Bakry mengharapkan adanya regulasi yang mengatur agar penggunaan aspal Buton menjadi hal yang diwajibkan dalam pembangunan jalan di seluruh kabupaten/kota di Sultra.

Hal lain yang turut mengemuka dalam pengembangan investasi di Pulau Sulawesi adalah gagasan Kepala BPKM yang akan menggelar rapat koordinasi (rakor) regional di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan (Sulsel), Sultra, dan Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan mengundang Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian PUPR.

Reporter: Sunarto
Editor: J. Saki

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button