PW Pemuda Muhammadiyah Sultra Kecam Masuknya TKA China
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Gelombang penolakan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Provinsi Sulawesi Tenggara, terus menuai sorotan dari berbagai pihak.
Kali ini penolakan datang dari Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiah (PW PM) Sultra.
Pernyataan penolakan disampaikan Sekretaris PW PM Sultra, Karim, dalam konfrensi pers pada Jumat 19 Juni.
Beberapa poin disampaikan PM PW terkait kedatangan 500 TKA secara bertahap itu.
Yakni, menolak kedatangan TKA China yang direncanakan tanggal 23 Juni 2020. Penolakan muncul karena terkesan dipaksakan ditenggah ketidakpastian ekonomi, dan meningkatnya kemiskinan serta pengangguran dalam negeri.
BACA JUGA :
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra

- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan

- Kolaborasi BKKBN Sultra-Alfamidi Bantu Perkuat Pemenuhan Gizi Keluarga Berisiko Stunting

Poin lainnya, mendesak DPRD Sultra segera memanggil gubernur, kapolda, Pimpinan PT VDNI dan PT OSS serta seluruh pihak terkait, untuk mengambil langkah tegas berkeadilan dan memperhatikan aspek kemaslahatan umum, sehingga terwujud kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.
“Iya kami berharap agar pernyataan sikap tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kebijakan di sultra karna tindakan untuk mendatangkan TKA cina merupakan persoalan yang serius dan perlu di kaji ulang,” tutupnya.
Reporter: Haikal
Editor: Via







