PNM Tanam 29.000 Pohon dan Salurkan Bantuan Sosial di 58 Cabang
KONAWE SELATAN, DETIKSULTRA.COM – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penanaman 29.000 pohon, penyaluran pakaian layak pakai dan buku bacaan, serta program edukasi yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia pada, Selasa (02/06/2026).
Melalui program PNM Peduli, perusahaan menanam sedikitnya 500 bibit pohon di masing-masing dari 58 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, jumlah pohon yang ditanam mencapai 29.000 batang sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem masyarakat.
Di Kabupaten Konawe Selatan, program tersebut turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Asri Sappe, warga Desa Tridana Mulya, Kecamatan Landono, yang merupakan nasabah PNM dan menerima bantuan 500 bibit kopi unggul.
Asri menyebut, bibit tersebut ditanam pada lahan produktif dengan harapan dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor perkebunan di wilayah tersebut.
“Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan mendukung ketahanan pangan di daerah,” harapnya.
Kegiatan tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim dan poin 15 mengenai perlindungan ekosistem daratan.
Selain penghijauan, PNM juga melanjutkan kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil mengumpulkan sekitar 20 ton pakaian layak pakai dari karyawan PNM. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan bersama buku bacaan untuk mendukung peningkatan literasi.
Program pemberdayaan lainnya dilakukan melalui PNM Mengajar yang menjangkau 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui kegiatan ini, PNM tidak hanya fokus pada akses pembiayaan bagi masyarakat prasejahtera, tetapi juga mendorong peningkatan pengetahuan dan kepedulian sosial serta lingkungan.
Berbagai kegiatan yang dijalankan PNM tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui akses permodalan, tetapi juga melalui dukungan sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (*)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan







