Kesal Tak Teraspal, Warga di Bombana Tanam Pohon Pisang di Jalan
BOMBANA, DETIKSULTRA.COM – Puluhan warga Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, bahu-membahu menimbun jalan desa yang rusak pada Minggu (19/7/2020).
Bermodal semangat dan alat seadanya seperti cangkul dan skopang warga turun menutupi lubang dan kubangan dibahu jalan dengan timbunan tanah.
Walau beberapa kali ditimbun namun jalan tersebut seribg rusak akibat dilalui kendaraan bertonase besar.
Warga pun kesal karena seolah-olah tak diperhatikan pemerintah, agar tersentuh aspal. Sebagai bentuk kekecewaan warga, mereka terpaksa menanami jalan dengan pohon pisang dan kelapa.
BACA JUGA :
- Taspen Kendari Perkuat Sinergi dengan 11 Mitra Bayar, Layanan Pensiun Makin Cepat dan Tepat
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra
- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan
“Dari dulu jalan kita tidak pernah bagus. Kami juga kesal pernah dijanji bupati akan di aspal jalannya, sampai sekarang tidak pernah juga diliat,” kata Sudirman salah satu warga yang ikut menimbun jalan.
Desa Lantawonua adalah satu-satunya desa definitif yang terletak ditengah ibu Kota Bombana. Tetapi sejak mekar dari puluhan tahun lalu, jalan di desa tersebut tak pernah tersentuh aspal.
“Semestinya ini menjadi perhatian pemerintah kita,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu faktor pendukung berkembangnya perekonomian di desa adalah infrastruktur jalan. Dengan jalan yang baik maka roda perekonomian di desa akan lebih baik.
“Jalan ini yang digunakan masyarakat, kalau mau ke pasar jualan sayur, jalan ini juga yang digunakan masyarakat ketika mau ke perkantoran, jalan ini juga digunakan anak-anak kita kalau mau ke sekolah,” pungkasnya.
Reporter: Arif
Editor: Via







