BPTD Sultra Akui Kegiatan PT. Jhonlin Merusak Jalan TNRAW di Bombana
BOMBANA, DETIKSULTRA.COM – Tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan peninjauan kelengkapan jalan untuk melihat situasi dan kondisi di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) pada (8/7/2020).
Dari hasil peninjauan langsung ke TNRAW kepala seksi sarana dan prasarana BPTD Sultra, Suripto tak menampik jika kegiatan PT.Jhonlin Batu Mandiri (PT.JBM) yang menggunakan jalan Nasional untuk mengangkut ‘raw sugar’ atau gula setengah jadi telah merusak jalan.
“Selain monitoring perlengkapan jalan, kami juga melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan akibat pengangkutan raw sugar, sebelumnya pada bulan Maret kami juga memonitoring memang hanya satu dua titik kerusakan, tetapi hari ini kami saksikan, memang banyak sekali kerusakan yang terjadi” ungkap Suripto
BACA JUGA :
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra
- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan
- Kolaborasi BKKBN Sultra-Alfamidi Bantu Perkuat Pemenuhan Gizi Keluarga Berisiko Stunting
Over load atau kapasitas lebih yang dianggap telah merusak jalan untuk membuktikan hal tersebut, angkutan memang harus diukur dengan jembatan timbang. Meskipun demikian bahwa ada regulasi yang mengatur dimensi kendaraan yang boleh melewati jalan yang sesuai kapasitasnya.
“Untuk membuktikan over load memang harus di ukur dengan timbangan, kami di Sultra baru memiliki satu, tetapi selain over load juga ada aturan dimensi kendaraan dan kami sudah cek bahwa memang semua kendaraan yang digunakan over dimensi” ujar Suripto
Kegiatan pengangkutan raw sugar PT.JBM sudah menjadi konsen dan menjadi antensi dari semua stackholder terkait utamanya dari balai jalan yang memang mempunyai wewenang terhadap jalan Nasional.
Reporter: Arif
Editor: Via







