Muna

Antrean Mengular, SPBU Silvana Raha Diduga Layani Pembelian Pertalite Pakai Jeriken

PLAY

MUNA, DETIKSULTRA.COM – Antrean puluhan mobil mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Silviana Energy yang terletak di Jalan Abdul Kudus Raha, Muna. Kendaraan roda empat itu mengantre panjang menunggu giliran pengisian bahan bakar pertalite.

Rupanya antrean panjang terjadi akibat SPBU tersebut sibuk mengisi jeriken yang diduga milik para calo. Padahal pelarangan pengisian BBM di jeriken telah diatur dalam surat edaran Menteri ESDM No. 13/2017 mengenai Ketentuan Penyaluran Bahan Bakar Minyak.

Begitu juga dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191/2014 agar SPBU dilarang untuk menjual premium dan solar kepada warga menggunakan jeriken dan drum untuk dijual kembali ke konsumen.

Selain itu, diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, pembelian pertalite menggunakan jeriken.

Salah satu pengantre yang tak ingin disebutkan namanya mengaku kesal dengan ulah di SPBU tersebut yang lebih mengutamakan pengisian jeriken calo dibanding kendaraan.

“Pantas kita mengantre tidak maju-maju kita punya mobil padahal mereka sibuk isi jeriken,” ujarnya dengan kesal, Sabtu (1/7/23).

Mereka meminta pihak Pertamina bertindak tegas atas kejadian in, begitu juga pihak kepolisian. Sebab kata dia bukan kali ini hal tersebut terjadi. Pihak SPBU diduga mencari keuntungan dalam pengisian jeriken.

“Ini harus menjadi atensi pihak kepolisian dan pihak Pertamina,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, SPBU tersebut sebelumnya pernah disanksi oleh pihak Pertamina akibat melayani calo. Sanksinya berupa pembinaan tidak mendapatkan jatah pertalite selama sebulan. Namun kejadian itu terulang kembali.

Pantauan awak media, puluhan mobil mengantre menunggu jatah pengisian BBM jenis Pertalite mengular hingga di jalan kelapa.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPBU PT Silviana Energy belum dapat dikonfirmasi. (bds)

 

Reporter: Rasyid Suyoto
Editor: Biyan

lowongan kerja detiksultra

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button