Kasus Perundungan Siswi di SDN 7 Barangka Muna Barat Berakhir Damai
MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Kasus perundungan yang dialami oleh siswi SDN 7 Barangka, Muna Barat pada Sabtu (11/10/2025) lalu telah berakhir damai. Orang tua korban dan pelaku dihadirkan di SDN 7 Barangka pada Senin (13/10/2025). Selain itu hadir pula Wakapolsek Lawa, Kasmin, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Muna Barat, dan Perwakilan Dinas Pendidikan Muna Barat.
Kepala SDN 7 Barangka, Izrah, mengaku bahwa antara keluarga korban dan pelaku sudah saling memaafkan melalui mediasi yang difasilitasi oleh Polsek Lawa. Ia juga berjanji akan selalu meningkatkan pengawasan terhadap para siswa-siswinya, terutama saat jam pelajaran di sekolah, terlebih lagi pengawasan terhadap pelaku dan korban.
Ia membeberkan, pelaku dibuatkan surat pernyataan yang diwakili orang tuanya. Jika masih kekerasan terhadap korban atau kepada siswa-siswi lainnya terulang, maka akan diberikan sanksi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Alhamdulillah sudah dimediasi oleh pihak Polsek Lawa sudah berdamai semoga tidak terjadi lagi pada anak siswa lainnya,” ungkapnya.
Kepala Bidang (Kabid) DP3A Muna Barat, Yataba mengatakan, pihaknya akan selalu memberikan pendampingan serta edukasi kepada pelaku dan korban, baik secara medis dan psikologis, untuk memastikan hak-hak korban terlindungi dan pemulihan berjalan optimal.
“Termasuk juga pelaku kami akan terus berikan bimbingan dan edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.
Sementara itu, Wakapolsek Lawa, Kasmin, mengimbau kepada para guru dan orang tua siswa agar memperketat pengawasan terhadap anaknya masing-masing, menghindari penggunaan telepon genggam dan pergaulan yang dinilai negatif.
“Bimbingan dan pengawasan orang tua terhadap anak sangat penting untuk tumbuh kembangnya generasi demi masa depannya yang lebih baik,” tandasnya.
Orang tua pelaku, Wa Eva mengucapkan permohonan maaf kepada korban dan keluarga besarnya atas insiden yang dilakukan oleh anaknya. Ia berjanji akan selalu meningkatkan pengawasan dan bimbingan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (bds)
Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan




