iklan


iklan
Advertorial

Perseteruan TKBM Berakhir, Dishub Sultra Harap Pelabuhan di Kendari Kondusif

PLAY

KENDARI DETIKSULTRA.COM РDua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Bungkutoko dan Kendari New Port (KNP) Kendari yang sempat berseteru, akhirnya berujung  damai. TKBM tersebut yakni Tunas Bangsa Mandiri dan Karya Bahari.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Kendari Kolonel Mar. Agus Winartonoc mengatakan, bahwa permasalahan TKBM telah berlangsung selama empat tahun belakangan. Semua pihak telah melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan.

Alhasil, 8 November 2022 lalu, persoalan tersebut sampai pada titik temu, yaitu dua TKBM yang berkonflik sudah mau bersatu dan melengkapi persyaratan yang ditentukan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap mengacu pada Permenhub nomor 59 tahun 2021. Karena sesuai petunjuk Stranas-PK bahwa SKB 2 Dirjen 1 Deputi yang dulunya menjadi pedoman sudah tidak berlaku atau dicabut.

“Pada dasarnya kami terbuka kepada siapapun yang ingin bekerja, asalkan memenuhi syarat yang ditentukan oleh pemerintah,” ucapnya, Kamis (17/11/2022).

Ia menyampaikan, bagi kelompok yang masih merasa belum puas, agar melengkapi persyaratan. Pihaknya tetap membuka peluang untuk bekerja karena pelabuhan ini adalah milik bersama. Namun tetap ada aturan yang berlaku.

Sementara itu, General Manager PT Pelindo Regional 4 Kendari, Capt. Suparman menyebut, sebagaimana hasil rapat sebelumnya, dengan melakukan verifikasi terhadap dua TKBM telah memenuhi syarat. Keberhasilan menyatukan dua persepsi tersebut, tidak lepas dari upaya semua pihak untuk mendamaikan dua kelompok yang sempat berseteru, karena saling klaim.

“Pada 8 November 2022 kami telah melakukan penandatanganan kerjasama dan pada tanggal 10 November 2022 kedua TKBM telah mulai bekerja,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Jalil A. Razak turut mengapresiasi atas menyatunya dua TKBM, yang saat ini sudah mulai bekerja. Meski begitu, Dishub Sultra selaku perwakilan Pemprov Sultra tetap akan memantau perkembangan kedua TKBM serta melakukan pembinaan.

“Kami harapkan pelabuhan di Kendari ini kondusif, karena dapat berpengaruh terhadap distribusi barang yang berdampak terhadap perekonomian. Terkait pekerjaan operasinal TKBM di dalam wilayah pelabuhan merupakan domain KSOP dan Pelindo,” tukasnya. (ADV)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button