Advertorial

Hebat!! Ekonomi Konawe Kokoh Selama Pandemi

Dengarkan

KONAWE, DETIKSULTRA.COM – Pandemi Covid-19 membuat laju ekonomi nasional melambat signifikan, hal ini ikut berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi banyak daerah di Indonesia.

Namun, di Sultra, serangan pandemi Covid-19 tidak justru memprorak-porandakan sektor ekonomi daerah. Kabupaten Konawe misalnya, kokoh dengan kemandirian ekonominya melalui terobosan program kemadirian pangan yang diterapkan oleh pemerintah setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda), sekaligus Ketua Gugus Tugas, Ferdinand S menjelaskan bahwa Kabupaten Konawe sudah mengantisipasi guncangan ekonomi masa pandemi dengan ketersediaan pangan yang aman bagi masyarakat.

Mulai dari kemandirian pangan beras, ayam, ikan, sayuran dan lain-lain ini. Dengan ketersediaan tersebut membuat kebutuhan pangan daerah tetap normal.

“Dalam perkembangan ekonomi dimasa pademi ini memang ada dampaknya, tapi pertumbuhan ekonomi akan meningkat atau menurun tergantung pada lingkungannya, apakah ia mempunyai kemandirian pangan. Kalau di daerah kita, aman ,” Kata Ferdinan, Rabu (13/1/2021).

Karena ketersediaan lahan persawahan yang begitu luas di Konawe, kata Sekda, menjadi dalah satu faktor yang membuat stabilnya ekonomi Konawe di masa pandemi.

Apa lagi pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebelum Indonesia diserang wabah corona, Konawe telah memprogramkan pangan mandiri dengan mencetak kolam-kolam ikan di berbagai wilayah Konawe.

“Kita stabil pada ekonomi pagan karena kita sudah punya semua,” jelasnya.

Hal ini juga ditunjang dengan terbukanya sektor-sektor pertambangan dan pabrik di Konawe yang keberadaannya ternyata sangat membantu pemerintah dalam mengurangi angka penganguran.

Dengan kurangnya jumlah penganguran dan penignkatan produktifitas pertanian serta perkebunan di Konawe, sangat mumpuni menjadi lumbung pangan yang aman bagi masyarkata, sehingga secara otomatis memperkuat pondasi ekonomi daerah yang selama ini terbilangan unggul dari daerah lainnya di Sultra.

“Kita harus bersyukur dan tetap jaga ini investasi yang ada di Konawe, sehingga ekonomi kita terus meningkat,” ungkapnya.

“untuk yang berdapak itu hanya sektor perdagangan seperti baju, karena harus mengirim dari luar dan di masa pandemi dan tahun 2020 kemarin, sulit untuk mengirim barang dari luar,” tambahnya.

Dari sektor pertanian dan perkebunan, Konawe sudah terkenal sebagai salah satu sentra produktifitas tertinggi di Sultra.

Dengan predikat mandiri pangan ini, pemerintah justru terus membuat terobosan bidang pangan agar komoditas pangan dan pertanian yang ada bisa menjangkau kualitas ekspor luar daerah bahkan luar negeri.

ADV

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button