Metro Kendari

Muak Dijanji Bangun Tugu “Randi-Yusuf”, Mahasiswa Banting Meja di Hadapan Ketua DPRD Sultra

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, mendatangi kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (26/9/2025). Kedatangan mereka langsung disambut oleh Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, dan Wakil Ketua DPRD Sultra, Hasmawati untuk melakukan audiensi.

Audiensi tersebut digelar KBM FKIP UHO sebagai bentuk kekecewaan terhadap DPRD Sultra yang dianggap abai terhadap sejumlah persoalan, salah satunya kasus penembakan dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf, pada 2019 lalu.

“Pada September 2024 lalu, Ketua DPRD Sultra berjanji akan membangun monumen atau tugu patung Randi dan Yusuf. Namun sampai hari ini janji itu belum ditunaikan,” kata salah satu perwakilan mahasiswa dalam forum tersebut.

Selain mendesak pembangunan tugu, mahasiswa juga menuntut agar DPRD Sultra membangun gedung serba guna sebagai bentuk penghormatan terhadap Randi-Yusuf.

“Jika apa yang menjadi keinginan kami tidak diatensi, maka kami dari KBM FKIP siap memberikan kejutan dalam waktu yang tidak ditentukan kepada Ketua DPRD Sultra,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, KBM FKIP UHO Kendari meminta Ketua DPRD Sultra untuk mundur dari jabatannya, sesuai yang pernah ia lontarkan ketika menerima massa aksi sebelumnya, apabila tidak mampu menunaikan janjinya.

“Jangan hanya omon-omon saja, mundur dari Ketua DPRD Sultra,” pintanya, disusul mahasiswa lainnya memukul meja.

La Ode Tariala yang tak terima para mahasiswa memukul meja, lantas ia mengingatkan mereka untuk tenang, dan tidak anarkis.

“Jangan pukul meja, kita sama-sama di sini. Kalau begitu saya tinggalkan tempat,” ujar La Ode Tariala mengawali tanggapan.

Pernyataan itu justru memicu perwakilan mahasiswa melakukan aksi banting meja, seketika, Ketua DPRD Sultra langsung berdiri dan meninggalkan ruang pertemuan. Forum audiens pun bubar tanpa adanya kesepakatan. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button