Buton Utara

Bupati Buton Utara Hadiri Pesta Panen

PLAY

BUTON UTARA, DETIKSULTRA.COM – Bupati Buton Utara (Butur), Drs.H.M.Ridwan Zakariah M.Si, menghadiri pesta panen di Desa Sumampeno, Kecamatan Wakorumba Utara.

Ridwan Zakariah yang didampingi istri, Dra.Hajjah Muniarti Ridwan, Anggota DPRD Butur dari Fraksi PAN, dan sejumlah pejabat OPD Buton Utara tiba di Desa Sumampeno sekitar pukul 11.00 Wita dan disambut pertunjukan silat tradisional.

Sudah menjadi kearifan budaya lokal Desa Sumampeno, setiap tamu kehormatan yang datang di desa tersebut disambut dengan pertunjukkan Silat Tradisional Manggaru.

PJ Kades Sumampeno, Hasrun, S.Pd selaku Ketua Panitia penyelenggara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pesta panen Desa Sumampeno tahun ini dirangkaikan dengan HUT Desa Sumampeno ke-8.

Hasrun,SPd sedikit menyinggung keterbatasan lahan pertanian Desa Sumampeno, termasuk kondisi Masjid Desa Sumampeno yang sudah uzur.

“Dua hal tersebut merupakan PR saya selama menjadi Pj kades Sumampeno,” katanya.

“Oleh karena itu, saya mohon agar Pemerintah Kabupaten Buton Utara dapat mengambil langkah ketersediaan lahan Pertanian masyarakat dan eahabilitasi masjid,” tambah Hasrun.

Setelah Mendengar Keluhan Pj Kades Sumampeno, sontak ibu Bupati yang juga Anggota DPR Provinsi Sultra asal PAN, Muniarti Ridwan, langsung memberi bantuan dana pribadi sebesar Rp5 juta

Dana bantuan pribadi tersebut diserahkan langsung kepada Imam Masjid Sumampeno.

Bupati Butur, Ridwan Zakariah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Sumampeno ini mekar dari Desa Laeya menjadi sebuah desa baru 8 Tahun silam.

“Ketika itu saya bupati periode pertama dan hari ini saya hadir disini juga sebagai bupati untuk periode kedua,” ungkap bupati.

Masyarakat pun ditegaskan bupati tidak perlu cemas dengan keterbatasan lahan pertanian.

“Saya selaku Bupati terus perupaya agar masyarakat Buton Utara memperoleh kehidupan yang layak diberbagai bidang usaha, mampu berdaya saing dan setara dengan daerah daerah lain,” tukasnya.

Dalam waktu dekat, di Buton Utara akan dibangun Smelter di Tanjung Pemali ujung Kulisusu Utara.

Dibangun disana supaya masyarakat tidak terdampak dengan Lambah Smalter,” tambah Ridwan Zakariah.

Ridwan Zakariah menambahkan, dengan dibangunya smelter di Buton Utara, berarti ribuan tenaga kerja potensial dengan mudah akan mendapatkan pekerjaan di daerah sendiri.

Pada kesempatan terpisah, ketika diklarifikasi terkait akan dibangun Smelter dan serapan Tenaga Kerja lokal Buton Utara, Ridwan Zakariah menjelaskan, MoU khusus Tenaga Kerja Lokal menjadi skala prioritas.

“Kecuali tenaga kerja di bidang khusus yg ilmunya belum dimiliki tenaga kerja lokal, maka kita harus legowo kalau tenaga kerjanya dihadirkan dari luar daerah,” pungkasnya.

 

Reporter: M4
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button