Kampus

STMIK Bina Bangsa Kendari Kecam Penggiringan Opini Tak Berdasar oleh Sejumlah Oknum

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Civitas akademika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari mengecam penggiringan opini tak berdasar oleh oknum tak bertanggung jawab. Hal ini disampaikan pihak kampus melalui konferensi pers yang dilakukan Rabu (09/07/2025).

Dalam konferensi pers tersebut, sekolah tinggi yang berada dibawah naungan Yayasan Bina Bangsa Kendari ino membantah tudingan pelanggaran sanksi administrasi oleh pihak kampus tahun 2022 lalu oleh beberapa organisasi kepemudaan dan lembaga swadaya masyarakat beberapa hari yang lalu.

Perwakilan Mahasiswa STMIK Bina Bangsa Kendari, Fikram Palengano menjelaskan, terkait tudingan yang dilakukan oleh segelintir oknum itu tidak memiliki dasar yang jelas. Ia pun menegaskan bahwa dalam proses data administrasi oleh pihak kampus sudah sesuai prosedur.

“Kami yang berkuliah disini jelas kami yang lebih tahu, bahwa terkait tudingan kampus membangkang dalam proses data administrasi itu tidak benar, tidak ada penyimpangan data, semua sudah sesuai prosedur,” kata Fikram Palengano.

Fikram menambahkan, terkait tudingan STIMIK Bina Bangsa Kendari sebagai sarang jual beli ijazah serta ijazah yang tidak diakui di kementerian itu tidak benar, karena selama aktivitas perkuliahan pihak kampus selalu berkoordinasi dengan pihak L2DIKTI sesuai aturan Kemendiksaintek.

“Itu sangat tidak benar, karena dalam waktu dekat ini kampus akan kembali melakukan wisuda akbar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, dari proses penerimaan mahasiswa baru sampai dengan prosesi wisuda ini, sudah sesuai prosedur yang berlaku di STMIK Bina Bangsa Kendari, dan hal tersebut sesuai dengan aturan standar nasional pendidikan tinggi (SNDIKTI) yang berlaku. Bahkan dalam waktu dekat STMIK Bina Bangsa akan melaksanakan prosesi wisuda akbar melalui proses Verifikasi oleh L2DIKTI Wilayah 9 Sutan Batara. Lebih lanjut Fikram menegaskan, jika pihak kampus melanggar, maka dipastikan sudah lama proses perkuliahan akan dihentikan.

Selama ini, ia selaku mahasiswa aktif STMIK Bina Bangsa Kendari sangat mengecam oknum-oknum yang telah merusak citra nama baik lembaga kampus ini, serta telah banyak menyoroti kampus.

“Hal itu jelas merupakan opini yang tidak berdasar dan membuat keresahan baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya,” pungkasnya. (cds)

 

Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button