Pendidikan

Pakai E-Rapor, Nilai Siswa Dapat Dipantau dari Gadget

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dalam rangka mengefisienskan pelayanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bakal menerapkan Rapor Elektronik (E-rapor) di sejumlah sekolah di Indonesia.

Untuk di Kota Kendari sendiri, sebanyak 15 SD yang terpilih menjadi pilot project pada penerapan E-rapor di tahun 2019 ini. Di antaranya adalah SDN 2 Kendari, SDN 104 Kendari, SDN 69 Kendari, SDN 70 Kendari, SDN 80 Kendari, SDN 92 Kendari, SDN 98 Kendari, SDN 52 Kendari, SDN 50 Kendari, SDN 81 Kendari, SDN 83 Kendari, SD Islam Terpadu Al-Qalam Kendari, SD Tahfidz Quran Mu’adz Bin Jabal Kendari, SD Islam Terpadu Ibnu Abbas Kendari, SD Islam Terpadu Al-Wahdah Kendari.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Muchdar Alimin mengatakan, E-rapor akan terkoneksi melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang sudah lebih duluan diimplementasikan bagi sekolah negeri maupun swasta.

[artikel number=3 tag=”pendidikan,dikmudora”]

Dimana, kata dia, E-rapor merupakan sebuah fitur online yang dikembangkan oleh Kemendikbud RI dan akan dikoneksikan dengan Dapodik di masing-masing sekolah. Dengan E-rapor, tambahnya, orangtua siswa didik bisa mengecek perkembangan belajar anaknya melalui gadget saja.

“Dalam Dapodik ini akan ada beberapa fitur yang bisa diakses. Misalnya, profil sekolah, sarana prasarana serta tenaga pendidiknya. Nantinya juga di E-rapor akan juga include ke sistem Dapodik tersebut. Fitur ini sangat bagus, sebab orangtua siswa tak perlu repot mengambil rapor anak mereka di sekolah,” katanya, Senin (26/8/2019).

Selain itu, Ia melanjutkan, pihaknya telah menggelar bimbingan teknis (bimtek) terhadap 15 SD yang akan menerapkan E-rapor tahun ini. Melalui pelatihan tersebut, Dikmudora memberikan pembekalan bagi kepala sekolah serta operator Dapodik.

Pasalnya, terkait aplikasi digital ini kemampuan sumber daya manusia (SDM) juga harus diperkuat.

“Bimtek dilakukan pekan kemarin. Kalau operatornya sudah siap, baru kita lakukan ujicoba dan adakan launching. Harapannya, semester ini penilaian akademik siswa di 15 SD itu sudah bisa diakses lewat E-rapor. Kita juga ingin pada tahun 2020 mendatang, sekolah-sekolah yang menerapkan E-rapor bisa bertambah,” pungkasnya.

Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button