Sultra Raya

Terus Melonjak, Positif Corona di Sultra Tembus 12.193 Kasus

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kasus Covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) lagi-lagi mengalami peningkatan. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sampai Rabu (7/7/2021) sudah tercatat sebanyak 12.193 kasus Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal, dimana perkembangan kasus Covid-19 di Sultra terus mengalami penambahan kasus positif baru dalam beberapa waktu terakhir.

“Hari ini kasus positif baru di Sultra tercatat 119 orang tersebar di delapan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Dia merinci, penambahan kasus positif Covid-19 di Sultra terbanyak di Kota Baubau sebanyak 47 orang, Kendari 29, Kabupaten Konawe 23, Kolaka Timur delapan, Kolaka Utara enam, Bombana tiga, Konawe Selatan dua, Wakatobi satu orang.

Dijelaskannya ,satgas Covid-19 setempat juga mencatat terdapat dua penambahan kasus meninggal akibat terinfeksi virus tersebut, terdiri dari seorang laki-laki berusia 68 tahun asal Kendari, dan perempuan 45 tahun asal Kolaka Timur.

“Penambahan kasus positif Covid-19 di Sultra terbanyak di Kota Baubau sebanyak 47 orang, Kendari 29, Kabupaten Konawe 23, Kolaka Timur delapan, Kolaka Utara enam, Bombana tiga, Konawe Selatan dua, Wakatobi satu orang,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 249 orang di Bumi Anoa meninggal hingga hari ini akibat Covid-19. Sementara pasien sembuh dari infeksi Covid-19 tercatat 11 orang dengan rincian Muna dua orang, Buton Utara tujuh orang dan masing-masing satu orang dari Konawe Utara dan Buton.

“Sehingga akumulasi pasien Covid-19 yang sembuh di Sultra hingga hari ini menjadi 10.423 orang,” katanya.

ia juga mengimbau, semua masyarakat Sultra agar terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas, apalagi saat ini kasus Covid-19 semakin meningkat.

“Protokol kesehatan dan vaksinasi saat ini menjadi hal penting dalam menekan angka kasus kita dan memutus mata rantai penularan Covid-19 yang saat ini mulai meningkat,” pungkasnya.

 

Reporter: Erik Lerihardika
Editor: Via

Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button