Baubau

Pemkot Baubau Siap Bekerjasama Masalah Penanggulangan Bencana Nasional

PLAY

BAUBAU, DETIKSULTRA.COM – Meski belum masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), namun karena pemerintah pusat melalui Bappenas, menempatkan penanggulangan bencana menjadi prioritas kedua dalam program pemerintah Jokowi-JK, maka pemerintah Kota Baubau siap bekerjasama dalam program penanggulangan bencana.
“Kalau pemerintah pusat menempatkan ini sebagai program intervensi nasional, maka Baubau siap bekejasama, mensharing program ini termasuk pembiayaannya,” kata Pj Wali Kota Baubau, Hado Hasina.
Namun, Pj wali kota yang juga menjabat Kadis Perhubungan Sultra ini meminta, bukan hanya Kota Baubau yang masuk dalam program tersebut, tapi juga kawasan kepulauan Buton secara umum bisa masuk prioritas pengembangan.
Selain itu, menurut Hado Hasina, dalam kawasan Kepulauan Buton ini, di Kota Baubau ada Keraton Buton yang merupakan keraton terbesar di dunia. Juga ada kawasan hutan mangrove seluas 15.000 hektar di Buton Utara juga mejadi kawasan mangrove terluas di Indonesia Timur yang harus dijaga kelestariannya termasuk menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan penanggulangan bencana nasional.
“Ada juga Lambusango yang sudah dikunjungi turis dunia, dalam operation wallacea, maka itu harus masuk pencegahan bencana non alam,” kata Hado
Dia menegaskan, program ini bukan hanya untuk menanggulangi bencana, tetapi juga untuk mengantisipasi terjadinya bencana baik yang ditimbukan oleh alam maupun non alam.
“Tidak hanya menangani pasca bencana, tetapi juga bagaimana mengembangkan sumber daya manusia dengan peran universitas binaan PBB bekerjasama dengan Unidayan dibidang kebencanaan dengan melakukan kursus singkat,” pungkas Hado Hasina.
Reporter: Fadli Aksar
Editor: Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button