<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Incumbent Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/incumbent/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Dec 2019 09:52:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Incumbent Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Incumbent Berpotensi Berlaku Curang di Pilkada 2020</title>
		<link>https://detiksultra.com/politik/incumbent-berpotensi-berlaku-curang-di-pilkada-2020/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/politik/incumbent-berpotensi-berlaku-curang-di-pilkada-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2019 09:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[Incumbent]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=35109</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang seluruh kepala daerah (incumbent) kembali mendaftarkan diri untuk menjabat diperiode berikutnya. Beberapa Kepala Daerah yang kembali mendaftarkan diri untuk ikut Pilkada 2020 nanti yaitu bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunudin Dangga, Bupati Wakatobi, Arhawi, Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Amrullah. Bupati Muna Rusman Emba, Bupati Kolaka Timur &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/incumbent-berpotensi-berlaku-curang-di-pilkada-2020/">Incumbent Berpotensi Berlaku Curang di Pilkada 2020</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang seluruh kepala daerah (incumbent) kembali mendaftarkan diri untuk menjabat diperiode berikutnya.</p>



<p style="text-align: justify;">Beberapa Kepala Daerah yang kembali mendaftarkan diri untuk ikut Pilkada 2020 nanti yaitu bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunudin Dangga, Bupati Wakatobi, Arhawi, Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Amrullah. Bupati Muna Rusman Emba, Bupati Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiasyah. Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan.</p>



<p style="text-align: justify;">Para incumbent kembali bertarung dalam Pilkada 2020 dinilai paling berpotensi melakukan kecurangan Pilkada. </p>



<p style="text-align: justify;">Pernyataan tersebut dilontarkan Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sultra. Hamiruddin Udu.</p>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Bupati sebagai penguasa didaerah dilengkapi dengan berbagai sarana dan fasilitas negara yang melekat. Incumbent juga adalah sosok yang memiliki pengaruh untuk bisa menggerakan ASN terlibat dalam Pilkada,&#8221; ungkapnya, senin (23/12/2019).</p>



<p style="text-align: justify;">Sebenarnya para Incumbent jika telah memasuki tahapan pencalonan, ruang geraknya dibatasi oleh undang-undang Pilkada.</p>



<p style="text-align: justify;">Larangan soal penggunaan fasilitas negara dalam kampanye diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal 304 ayat (1) menyebutkan, &#8220;Dalam melaksanakan kampanye, presiden dan wakil, presiden, pejabat negara, pejabat daerah dilarang menggunakan fasilitas negara&#8221;.</p>



<p style="text-align: justify;">Sementara dalam ayat (2) disebutkan, &#8220;Fasilitas negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa: sarana mobilitas, seperti kendaraan dinas meliputi kendaraan dinas pejabat negara dan kendaraan dinas pegawai, serta alat transportasi dinas lainnya.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>BACA JUGA :</strong></p>



<div class="wp-block-group has-background" style="background-color:#d4d8da"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/bpn-muna-barat-dan-kejari-muna-teken-mou-perkuat-sinergi-penegakan-hukum-dan-pelayanan-pertanahan/">BPN Muna Barat dan Kejari Muna Teken MoU, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan Pertanahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/hukum/kejagung-periksa-inspektur-tambang-sultra-terkait-kasus-korupsi-ekspor-nikel-ilegal-pt-ceria-nugraha-indotama/">Kejagung Periksa Inspektur Tambang Sultra Terkait Kasus Korupsi Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/desak-kejati-sultra-jemput-paksa-ali-mazi-maki-jangan-lembek-atau-kami-gugat-praperadilan/">Desak Kejati Sultra Jemput Paksa Ali Mazi, MAKI: Jangan Lembek atau Kami Gugat Praperadilan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/hukum/kajati-sultra-tegaskan-bakal-jemput-paksa-ali-mazi-usai-tak-hadiri-panggilan-kedua/">Kajati Sultra Tegaskan Bakal Jemput Paksa Ali Mazi Usai Tak Hadiri Panggilan Kedua</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/tamu-hotel-jeneberang-muna-ditemukan-meninggal-dunia/">Tamu Hotel Jeneberang Muna Ditemukan Meninggal Dunia</a></li>
</ul></div></div>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Oleh karena itu hal-hal rawan yang berpotensi terjadi pelanggaran Pilkada yang dilakukan Incumben yakni terkait penggunaan fasilitas pemerintah, pemanfaatan ASN untuk terlibat dalam pemenangan, termasuk mobilisasi para kepala desa,&#8221; tegasnya.</p>



<p style="text-align: justify;">Tak hanya memanfaatkan fasilitas negara, bantuan-bantuan sosial yang diberikan para Incumben sebagai salah satu bentuk kontestasi politik yang tidak berimbang.</p>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita mengharapkan para incumben ini sesuai aturan dalam mengikuti Pilkada dan teman-teman media diharapkan dapat mengawal secara bersama-sama,&#8221; pintanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Musdar<br>Editor: Qs</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/incumbent-berpotensi-berlaku-curang-di-pilkada-2020/">Incumbent Berpotensi Berlaku Curang di Pilkada 2020</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/politik/incumbent-berpotensi-berlaku-curang-di-pilkada-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rusda Mahmud dan Imran Redam Incumbent Kembali ke Senayan</title>
		<link>https://detiksultra.com/politik/rusda-mahmud-dan-imran-redam-incumbent-kembali-ke-senayan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/politik/rusda-mahmud-dan-imran-redam-incumbent-kembali-ke-senayan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2019 13:08:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Incumbent]]></category>
		<category><![CDATA[kpu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23481</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi suara pemilu tingkat provinsi Sultra, disalah satu hotel di Kendari, Minggu (12/5/2019). Berdasarkan hasil rekapitulasi, ada enam calon DPR RI asal Sultra bakal berkantor di Senayan. Mereka adalah Ridwan Bae, Hugua, Rusda Mahmud, Fachry Pahlevi, Imran, dan Tina Nur Alam. Ridwan, Bae merupakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/rusda-mahmud-dan-imran-redam-incumbent-kembali-ke-senayan/">Rusda Mahmud dan Imran Redam Incumbent Kembali ke Senayan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi suara pemilu tingkat provinsi Sultra, disalah satu hotel di Kendari, Minggu (12/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hasil rekapitulasi, ada enam calon DPR RI asal Sultra bakal berkantor di Senayan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka adalah Ridwan Bae, Hugua, Rusda Mahmud, Fachry Pahlevi, Imran,  dan Tina Nur Alam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ridwan, Bae merupakan calon Incumbent DPR RI berhasil meraih 97.602 suara. Suara partai Golongan Karya (Golkar) berhasil memperoleh  203.794 suara. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;ramadhan,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Urutan kedua diisi oleh caleg asal partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P), Hugua, dengan perolehan 70.741suara. Hugua berhasil mengalahkan saingan terdekat diinternal partainya, Nirna Lachmudin, yang hanya mengumpulkan 46.518 suara. Total suara PDIP dipemilu 183.197 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Posisi kursi ketiga diraih oleh mantan calon gubernur Sultra, Rusda Mahmud, yang memgumpulkan perolehan 97.806 suara. Rusda berhasil mengalahkan calon incumbent, Umar Arsal, yang hanya meraih 48.139 suara. Suara partai Demokrat terkumpul 163.684 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Caleg Partai Amanat Nasional (PAN), Fachri Pahlevi Konggoasa, berhasil meraih kursi keempat DPR RI, dengan meraih suara 100.857. PAN berhasil mengumpulkan total suara 158.621 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan kursi kelima, diraih caleg Gerakan Indonesia merdeka (Gerindra), Imran dengan 61.087 suara. Suara partai Gerindra 151.872 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Imran berhasil lolos dengan mengalahkan caleg Incumbent, Haerul Saleh, yang hanya mampu mendapatkan 42.402 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kursi terakhir atau keenam, ditempati oleh Tina Nuralam, yang kini berlabuh di partai Nasdem dengan mengumpulkan 39.076 dengan total suara partai 95.522 suara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/rusda-mahmud-dan-imran-redam-incumbent-kembali-ke-senayan/">Rusda Mahmud dan Imran Redam Incumbent Kembali ke Senayan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/politik/rusda-mahmud-dan-imran-redam-incumbent-kembali-ke-senayan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat Politik: Masyakarat Tak Percaya Incumbent</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/pengamat-politik-masyakarat-tak-percaya-incumbent/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/pengamat-politik-masyakarat-tak-percaya-incumbent/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2019 07:53:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[Incumbent]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23412</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemilu 17 April lalu, banyak menyisakan pilu bagi sebagian besar petahana anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari yang tidak terpilih kembali pemilu kali ini. Menurut pengamat politik Sultra, Najib Husein, banyak indikator yang membuat petahana tumbang di pemilu kali ini. Penilaian masyakarat selama 5 tahun, kinerja petahana tidak maksimal, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/pengamat-politik-masyakarat-tak-percaya-incumbent/">Pengamat Politik: Masyakarat Tak Percaya Incumbent</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemilu 17 April lalu, banyak menyisakan pilu bagi sebagian besar petahana anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari yang tidak terpilih kembali pemilu kali ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut pengamat politik Sultra, Najib Husein, banyak indikator yang membuat petahana tumbang di pemilu kali ini. Penilaian masyakarat selama 5 tahun, kinerja petahana tidak maksimal, dengan dinilai dari 3 fungsi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Fungsi legislasi, dimana jumlah Perda yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dewan 5 tahun lalu. Fungsi pengawasan, banyak proyek pembangunan yang tidak sesuai perencanaan. Serta fungsi anggaran yang digunakan banyak tidak tepat sasaran,&#8221; ujar Najib Husein kepada Detiksultra.com, Minggu (12/5/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;politik,pasar&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga fungsi itu gagal direalisasikan oleh para petahana anggota dewan, sehingga akuntabilitas sebagai wakil rakyat menjadi rendah dan menimbulkan kekecewaan terhadap masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu dia menjelaskan, faktor lain yang membuat petahana tumbang  adalah hubungan antara anggota dewan dan konsituen tidak dirawat dengan baik sehingga hanya sebatas pada hari H pemilihan dan setelah itu tidak pernah ada komunikasi politik di antara keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Intinya masyarakat Kota Kendari mengharapkan adanya wajah baru dan kinerja yang baik dari dewan periode sekarang,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tambah dia, money politics di pemilu 2019 di Sultra utamanya untuk  pemilihan calon legislatif sangat terstruktur, masif dan sistematis. Namun anehnya tidak ada satu pun kasus caleg yang masuk dalam laporan dan tindakan Bawaslu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lalu dimana fungsi pencegahannya. Namun semua itu juga terjadi karena kurang peran serta masyarakat dalam melaporkan kejadian di TKP,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/pengamat-politik-masyakarat-tak-percaya-incumbent/">Pengamat Politik: Masyakarat Tak Percaya Incumbent</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/pengamat-politik-masyakarat-tak-percaya-incumbent/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
