Metro Kendari

Wartawan Gaduh, Pemprov Terkesan Tak Terbuka Soal Riwayat dan Lokasi Tiga Pasien Positif Covid-19

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Saat menggelar konferensi pers, di Rumah Jabatan(rujab) Gubernur Sultra terkait informasi adanya 3 pasien positif Covid-19 yang disampaikan Jubir Pemerintah Pusat terkait Corona di Jakarta, nampaknya Pemerintah Daerah Sultra masih tak mau terbuka.

Pasalnya saat konferensi pers sekitar pukul 21.30 Wita yang dipimpin oleh Juru Bicara(Jubir) Gugus Tugas Covid 19 Sultra, dr. Laode Rabiul Awal masih tidak mau mengungkapkan riwayat perjalanan dan lokasi ketiga orang tersebut sebelum ditetapkan positif Corona.

“Saya belum bisa ungkapkan yang itu tunggu konfirmasi dulu dari pak Gubernur apakah ada tambahan,” terangnya, Kamis(19/3/2020)

Lantas pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan dan kekisruhan oleh seluruh wartawan yang hadir bahwa informasi yang didapatkan tidak ada bedanya dengan informasi yang diaampaikan dipusat.

Ketika berusaha di konfirmasi kembali oleh seluruh wartawan untuk mengcounter isu hoax dan saling tuduh yang beredar dimasayarakat ia kembali menegaskan bahwa terkait hal tersebut masih menunggu pernyataan Gubernur esok hari.

“Cuma itu kapasitas saya sebagai jubir untuk mengkonfirmasi bahwa benar ada tiga pasien positif Corona. Terkait yang lain masih tunggu pernyataan Gubernur,” jelasnya secara berulang-ulang.

BACA JUGA :

Atas tidakan tersebut para Wartawan yang menghadiri Konferensi Pers pun bergegas pergi meninggalkan ruangan dan menganggap Pemerintah Provinsi Sultra masih tertutup soal lokasi dan riwayat tiga pasien positif Corona di Sultra.

Adapun Ketua Aliansi Jurnalis Independen(AJI), Zainal Ishak mengatakan bahwa kekeliruan yang terjadi diluar harus diluruskan oleh Pemerintah.

“Apa bedanya pernyataan hari ini dengan besok pak, kalau prosesnya itu sepotong-sepotong pak, apakah bapak bisa menjamin tidak akan ada kegaduhan diluar sana. Apalagi hari ini kita melihat disosial media gejalanya sudah terlihat dan ini yang penting untuk diluruskan,” tandasnya.

Jelasnya bahwa dengan bersikap seperti itu apakah Pemprov Sultra siap bertanggung jawab atas informasi liar yang beredar diluar ataukah tidak.

Reporter: Gery
Editor: Dahlan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button