Metro Kendari

Sungai Wanggu Meluap, Tiga RT Terendam, 78 KK Mengungsi

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Beberapa pekan terakhir intensitas hujan di Kota Kendari dan beberapa wilayah daratan lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra) terlampau tinggi.

Akibatnya, wilayah yang kerap menjadi langganan banjir seperti di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari terendam banjir setinggi 80 sentimeter.

Setidaknya ada tiga RT yang terendam akibat meluapnya Sungai Wanggu, meliputi RT 003/RW 006, RT 012/RW 006, dan RT 014/RW 006.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Muhamad Erwin Fajar menuturkan, warga yang mendiami tiga RT tersebut sudah mengungsi ke tempat yang telah disediakan pemerintah.

Mereka yang mengungsi, sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di RT 003/RW 006 dengan jumlah jiwa sebanyak 98, balita delapan orang, dan lanjut usia (lansia) tujuh orang serta ibu hamil satu orang.

Untuk RT 012/RW 006 terdapat 10 KK dengan jumlah jiwa 45 orang, balita lima orang dan ibu hamil satu orang.

Sementara, RT 014/RW 006 KK yang mengungsi sebanyak 43, dengan jumlah jiwa 158 orang, balita 21 orang dan lansia 20 orang.

“Secara keseluruhan 78 KK dari 301 jiwa yang mengungsi saat ini di tenda-tenda pengungsian yang sudah disiapkan BPBD dan Dinsos Kota Kendari,” tuturnya, Kamis (1/7/2021).

Menurutnya, dari beberapa yang lalu karena melihat intensitas hujan tinggi, BPBD Kota Kendari telah bergerak untuk mengantisipasi dengan cara menurunkan tim tanggap darurat.

Saat ke lokasi, tim tanggap darurat langsung melakukan assesment atau pencatatan warga terdampak banjir di tiga wilayah dimaksud.

“Saat turun kami langsung menghimbau warga untuk segera mengungsi karena air sudah mulai memasuki pemukiman warga,” bebernya.

Untuk saat ini, tambah Erwin Fajar, BPBD Kota Kendari masih terus melakukan monitoring secara berkala di wilayah yang memang sering menjadi langganan.

“Jadi fokus kami bukan hanya di sekitaran Sungai Wanggu namun di beberapa titik yang sering terjadi banjir,” tukasnya. (ads*)

 

Reporter: Sunarto
Editor: J. Saki

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button