Metro Kendari

Spesial Hardiknas, Forkom Smansa Kendari Angkatan 90 Sambangi Guru Purna Bhakti

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Spesial di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap pada tanggal 2 Mei, Forum Komunikasi (Forkom) Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 (Smansa) Kendari angkatan 1990, sambangi sejumlah guru purna bhakti.

Para alumni ini, bukan hanya sekedar menyambangi guru-guru mereka sewaktu dibangku SMAN 1 Kendari, namun mereka datang dengan memberikan bingkisan spesial di momen Hardiknas, sebagai bentuk penghargaan mereka terhadap para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Salah satu guru purna bhakti, Lidya mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian alumni-alumni angkatan 1990, untuk mengunjungi mereka yang telah pensiun dari dunia belajar mengajar.

Lidya pun berharap, dengan hadirnya para alumni, untuk selalu memberikan sumbangsih pemikiran terhadap dunia pendidikan di Kota Kendari.

“Saya doakan anak-anakku senantias diberikan kesehatan dan umum panjang.  Dan tentunya, saya titip pesan buat cucuku anak-anak kalian, didiklah mereka seperti ibu mendidik kalian teruskan  pendidikannya tingkatkan kualitas agar menjadi orang berguna bagi bangsa dan negara,” pintah guru purna bhakti ini.

Ditempat berbeda, Asif yang juga merupakan guru purna bhakti, turut menyampaikan, bahwa kedisiplinan harus senantiasa terpatri di sanubari di setiap teman-teman alumni.

“Hanya disiplinlah yang membuat kita sehat dan terus berkarya,” tutur diam

Sementara itu, Ketua Forkom Smansa Kendari angkatan 1990, Nasrul mengatakan, kunjungan ini sengaja dimanfaatkan pihaknya, pas di momen Hardiknas.

“Momentum Hardiknas di masa pandemi bukan hanya sekedar memperingati  tetapi juga sekaligus silaturrahim dalam suasana berkah Ramadan, yang telah lama meninggalkan sekolah kurang lebih 30 tahun, dan kembali bertemu dengan guru, orang tua purna bakti,” kata dia.

Dalam momen Hardiknas ini, Hasrul tak lupa menyampaikan jika pendidikan yang efektif itu, membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal, guru, siswa, dan orangtua.

Tanpa adanya  itu, maka pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi. Sehingga, di suasana pandemi ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Jika kita disiplin dalam mematuhi prokes, maka dengan sendirinya wabah ini akan segera berakhir. Tentunya, jika sudah berakhir, anak-anak yang sudah merindudkan suasana belajar di sekolah dapat terwujud,” ungkap dia.

Sementara itu, Dewan IKA Smansa Kendari angkatan 1990, Anton Timbang turut menyampaikan rasa hormat kepada guru purna bhakti, yang mendidik dia dan alumni lainnya selama dibangku sekolah.

Olehnya itu, ia bersama alumni IKA Smansa angkatan 1990 berkomitmen melanjutkan apa yang telah menjadi cita-cita para guru purna bhakti ini.

“Kami ingin melanjutkan cita-cita mereka (Guru purna bakti), untuk terus membangun Sultra yang kita cintai ini,” tutup Ketua Kadin Sultra ini.

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button