Pernikahan Dini Dominasi di Sultra, Wagub Sultra Himbau Remaja Jauhi Pernikahan dini
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pernikahan dini di Sulawesi Tenggara (Sultra), masih didominasi remaja berumur 16 – 20 tahun.
Dalam menekan laju pernikahan dini kalangan remaja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) mendorong pengembangan program Generasi Berencana (GenRe).
Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas menyatakan program GenRe BKKBN, selain dapat menekan jumlah pernikahan dini, juga dapat mengembangkan karakter dan potensi remaja sehingga bermanfaat dalam pembangunan karakter bangsa.
BACA JUGA:
- Perempuan Kendari Didorong Berani Memimpin dan Berinovasi
- PT TRK Laporkan Anggota TNI AD Atas Kasus Pengancaman Karyawan, Dandim Kolaka: Tak Ada Satupun Anggota Mengintimidasi
- Warga Muna Barat Meninggal Dunia Usai Terjatuh saat Menyadap Aren
- Belum Ada Tersangka Kasus Korupsi Bibit Fiktif CV Wahana, Polda Sultra Tunggu Hasil Audit BPK
- Curhatan Pilu Ibu Muda: Bersama saat Sengsara, Ditelantarkan Usai Suami Bergelimang Harta
“Menghindari pernikahan dini berarti menghindari prilaku seks bebas, sehingga remaja dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa,” kata dia, Senin (23/12/2019)
“Pemprov Sultra mendukung program GenRe. Program ini diharapkan bisa menekan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas,” lanjutnya.
Selain itu, “Ayah GenRe” Sultra ini mengakui akibat perkembangan teknologi global, para remaja rentan dengan pengaruh – pengaruh sosial yang lebih cenderung berdampak negatif.
Reporter: Sunarto
Editor: Qs







