Kerjasama Dengan Global Haltech Malaysia, IAIN Kendari Siap Bangun LPH
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menjalin kerjasama dengan sebuah Lembaga Halal Science Tersertifikasi ISO 17025 di Malaysia, Sabtu 30 November 2019 lalu, dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor IAIN Kendari Faizah Binti Awad dan Noramin Bin Mohd Noor, Chairman Global Hatech Sdn Bhd di Kantor Global Haltech, Kuala Lumpur.
Rektor IAIN Kendari, Faizah mengatakan kerjasama ini terkait rencana pendirian Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang digagas IAIN Kendari dengan beberapa persyaratan antara lain ; memiliki kantor dan kelengkapan labotarium, memperoleh akreditasi dari BPJPH, memiliki auditor halal paling sedikit 3 orang, dan membangun kerjasama dengan Lembaga Pemeriksa Halal lainnya.
BACA JUGA:
- Balai Bahasa Sultra Fokus Penguatan Bahasa Muna, wolio, dan Bahasa Tolaki
- FEB Jadi Penyumbang Lulusan Terbanyak di Wisuda UHO, Capai 155 Orang
- PPP Sultra Perkuat Sinergi, Instruksikan Fraksi DPRD Kawal Kebijakan Gubernur
- UHO Wisuda 763 Lulusan, PlT Rektor Ingatkan Tantangan Dunia Kerja
- Ketika Posisi Duduk Menjadi Pesan Politik, Bagaimana Membaca Simbol Kekuasaan pada HUT ke-81 RI?
“Kita sedang mempersiapkan fasilitas kantor dan kelengkapannya seperti dari SDM auditor halal dan laboratorium, target kita persyaratan pendirian LPH dapat terpenuhi dalam waktu dekat sehingga bisa segera beroperasi melayani penerbitan rekomendasi produk halal yang kemudian akan diteruskan kepada BPJPH untuk penerbitan sertifikat kehalalan sebuah produk,” ucap Rektor IAIN Kendari Jumat, (6/12/2019)
Pendirian LPH sebagai perpanjangan tangan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, di setiap daerah/provinsi adalah sebuah keharusan, berkaitan dengan implementasi UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang telah berlaku sejak 17 Oktober 2019.
Kerjasama IAIN Kendari dengan Global Haltech Malaysia akan terus berlanjut dengan melaksanakan program pendampingan sampai memperoleh akreditasi ISO 17025 dari Badan Akreditasi Nasional.
Reporter: Sunarto
Editor: Qs







