Metro Kendari

Kendari Kekurangan Guru, Dikmudora Imbau Kepala Sekolah Angkat Guru Honorer

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Beberapa sekolah di Kota Kendari kini kekurangan tenaga pengajar atau guru. Dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga (Dikmudora) pun mengimbau kepala sekolah untuk mengangkat guru honorer.

Kepala Dikmudora Kota Kendari Makmur mengatakan, hampir setiap tahun kota Kendari kekurangan guru, khususnya guru mata pelajaran.

“Kalau kekurangan guru, hampir setiap tahun kekurangan. Karena guru yang diterima belum bisa menutupi secara keseluruhan di semua sekolah. Sehingga perlu adanya rekrutan guru honorer secara bertahap sesuai kebutuhan sekolah,” ujar Makmur di ruang kerjanya, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, kurangnya guru karena ada sebagian guru yang pensiun, meninggal dunia, bahkan dipindahtugaskan. Sehingga terkadang, dalam satu sekolah secara ideal rasio jumlah peserta didik dan guru tidak sebanding.

Lanjut dia, apalagi rasio sekarang untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam satu kelas berjumlah 32 orang siswa. Sedangkan gurunya hanya ada satu orang.

“Jadi kalau jumlah total siswa SMP di Kota Kendari dibagi misalnya salah satu mata pelajaran dengan guru yang ada, itu akan sangat terlihat rasio kekurangannya. Apalagi ada perubahan-perubahan kurikulum yang tentunya itu akan berkurang terus,” jelas Makmur.

Dia juga mengatakan, untuk guru yang masih kurang dan dibutuhkan setiap sekolah adalah guru mata pelajaran SBB, penjaskes, pendidikan agama, dan lainnya.

“Makanya saat ini sekolah lagi merekrut guru honorer yang memang dibutuhkan. Nanti honorer ini akan dibayar sesuai keadaannya dan kondisi keuangan dana bantuan operasional sekolah (BOS),” paparnya.

Diketahui, Kota Kendari saat ini masih kekurangan guru hampir 600 orang yang ada di semua jenjang. (bds*)

Reporter: M5
Editor: J. Saki

Baca Juga

One Comment

  1. Ini mau rekrut guru honorer, sementara aturan 2023 sudah tidak ada pegawai honorer. Bagemana nanti itu ke depannya? Suram…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button