DPRD Kendari gelar RDP bahas penikaman di THM Exodus. Foto: Septiana Syam/Detiksultra.com
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta manajemen Tempat Hiburan Malam (THM) Exodus untuk memperketat pengamanan, setelah terjadinya aksi pengeroyokan disertai penikaman di tempat tersebut.
Imbauan ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kendari, dr. Jabar Aljufri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan perwakilan pihak Exodus, di ruang aspirasi DPRD Kendari, Senin (10/11/2025) sore.
Menurutnya, hasil pendalaman yang dilakukan pihaknya mengungkap bahwa insiden kriminal tersebut dipicu oleh dendam pribadi antar pengunjung. Namun pihaknya menilai pengelola THM juga harus memperkuat sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami meminta pihak Exodus memperketat keamanan dan memperluas imbauan kepada pengunjung agar tidak membawa senjata tajam, tidak melakukan tindak pidana, serta tidak terlibat narkotika,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah pencegahan ini tidak hanya berlaku bagi Exodus, tetapi seluruh THM di Kota Kendari.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kendari, Zulham Damu, turut mengingatkan para pelaku usaha hiburan malam untuk mematuhi aturan perizinan dan kewajiban pajak.
“DPRD Kendari mendukung dunia usaha tumbuh di kota ini, termasuk sektor hiburan malam. Tapi semua harus memenuhi kaidah yang berlaku, khususnya soal izin dan pembayaran pajak tepat waktu,” ujarnya.
Sebagai informasi, insiden pengeroyokan dan penikaman di THM Exodus terjadi pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, korban berinisial SA tengah menikmati hiburan dan tiba-tiba diserang oleh seorang pria. Korban sempat melarikan diri ke area parkir, namun kembali dikeroyok oleh beberapa orang hingga terjatuh. Kemudian salah satu pelaku menebaskan parang ke tubuh SA. SA berhasil selamat dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (bds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.