Metro Kendari

Demo Berujung Rusuh, DPRD Sultra Minta Polisi Usut Oknum Pemicu Kericuhan

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Saleh menyayangkan aksi demonstrasi penolakan kebijakan pemerintah di Kota Kendari, berujung ricuh.

Yang paling disayangkannya, pengrusakan terhadap fasilitas umum, yang notabene anggaran pembangunannya menggunakan uang negara.

Abdurrahman Saleh bilang, Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi. Sehingga setiap orang, berhak mengemukakan pendapat dimuka umum.

Mahasiswa dalam ini, diakuinya sudah menjalankan aksi demonstrasi secara damai. Hanya saja ada oknum-oknum diluar barisan mahasiswa yang melakukan tindakan tidak terpuji.

“Mahasiswa santun-santun saja, ada beberapa elemen mahasiswa yang kami terima dan tidak ada keributan. Ini pelajaran kita untuk berdemokrasi, boleh unjukrasa asal jangan anarkis. Fasilitas inikan adalah milik kita semua,” ujar dia, Senin (11/4/2022).

Mereka (Oknum) yang melakukan tindakan anarkis hingga pengrusakan, lanjut Abdurrahman Saleh perlu diusut secara hukum.

Supaya kedepannya menjadi pelajaran bagi oknum perusuh dan pengrusak fasilitas. Sehingga kedepan, Sultra ini ketika ada aksi demonstrasi serupa bisa berjalan damai tanpa harus yang dikorbankan.

“Harus ditindaklanjuti, sehingga Sultra ini damai, demokrasi berjalan, aspriasi silahkan dikemukakan, tapi yang melawan hukum memang harus ditindaki,” tegas Ketua DPW PAN Sultra ini.

Sebagai informasi, ribuan mahasiswa di Sultra melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sultra, yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita setelah dibubarkan.

Sejumlah fasilitas umum, akibat unjukrasa ini rusak, seperti kaca dan pagar tembok Kantor DPRD Sultra dirusak serta pagar seng proyek Kantor Wali Kota Kendari.

 

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button