Metro Kendari

Buka Prodi Baru, UMK Seleksi Penerimaan Dosen

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA. COM – Universitas Muhammadiah Kendari (UMK), membuka seleksi dosen dengan kuota 12 orang. Tenaga pengajar ini akan diperuntuntukkan pada Program Studi Teknik Arsitektur dan Pendidikan Teknologi Informasi, masing-masing 6 orang. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, dosen Program Studi Teknik Arsitektur mengundurkan diri secara berjamaah. Namun selebihnya, UMK akan membuka jurusan baru sehingga memmbutuhkan SDM sebagai tenaga pengajar.
“Pertama untuk Program Studi Teknik Arsitektur. Kemudian program studi yang baru saja kita terima SK Pendiriannya dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yaitu Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) sesuai SK Kemenritekdikti No. 678/KPT/I/2017,” ungkap Rektor UMK Muhammad Nur SP.,M.Si., di hadapan peserta tes, Kamis (08/02/2018).
Muhammad Nur menambahkan, setelah ditutup pada 6 Februari lalu, sebanyak 35 orang telah memasukkan lamaran. Dari semua pelamar ini, yang dinyatakan memenuhi syarat dan lolos berkas hanya 14 orang. “Program Studi PTI baru saja mendapat izin, sehingga proses penerimaan calon mahasiswa baru dalam waktu dekat sudah dapat dilakukan. Proses perkuliahan untuk mahasiswa baru pelaksanaannya pada Bulan September, jadi dosen PTI yang diterima nanti, untuk tahap awal sangat mudah tugas-tugasnya, seperti mengajar, dan penelitian engabdian masyarakat,” jelasnya.
Hal ini berbeda situasinya dengan dosen Program Studi Teknik Arsitektur. Volume kerja mereka akan lebih ekstra lagi. Karena harus melaksanakan tugasnya pada semester berikutnya, seperti melakukan pengajaran, dan penelitian pengabdian masyarakat.
Di tempat terpisah, Wakil Rektor II Mustam, S.P., M.M menambahkan, proses penerimaan dosen kali ini betul-betul dipriotritaskan untuk mencari dosen yang professional, sehingga proses perekrutannya cukup ketat, dan melalui berbagai tahapan tes.
“mereka yang telah memenuhi syarat administrasi, harus berkualifikasi magister sesuai yang dibutuhkan di prodi tersebut, dan mengikuti serangkaian tes, seperti tes potensi akademik dan kemampuan bahasa inggris atau TOEFL, dan wawancara,” pungkasnya.
Reporter: Sunarto
Editor: Ann

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button