HeadlinePolitik

CFD Jangan Jadi Arena Pertarungan Kaos Hastag untuk Pilpres

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pengamat Politik Sultra Prof. Eka Suaib meminta kepada masyarakat Sultra agar tidak menggunakan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan di ruas jalan sekitar eks MTQ Kendari, sebagai ajang politik praktis.
Yang terjadi saat ini, kata guru besar FISIP UHO ini, area CFD setiap hari minggu, selalu menjadi perang hastag “2019 ganti prseiden” dan “2019 tetap Jokowi”. Meskipun cuma lewat baju kaos.
“Jangan menggunakan CFD sebagai arena politik praktis. Karena itu akan menjadi kontra produktif dengan presepsi publik. Sehingga bisa menjadi senjata makan tuan bagi kubu yang memandang CFD sebagai arena memenangkan kontestasi Pilpres,” ujarnya Selasa malam (8/5/2018).
Akademisi UHO ini mengatakan, seharusnya CFD steril dari kegiatan politik. Hanya digunakan untuk kegiatan olahraga serta aktivitas fisik lainnya. Ia juga meminta kepada aparat keamanan untuk menjaga area CFD dari kegiatan politik.
Menurutnya, biarkan saja perang hastag ini bermain di alam pikiran masing-masing orang. Tidak dibenturkan pada medan pertempuran yang nyata seperti pada kegiatan-kegiatan perkumpulan massa.
“Pilpres 2019 itu masih lama, proses politik ini terlalu cepat dibawa ke ranah yang praktis. Seharusnya ini hanya pertarungan gagasan,” tambahnya.
Pihak keamanan sendiri sudah mendapatkan laporan masyarakat mengenai adanya aksi ‘perang’ kaos dengan hastag Pilpres di eks MTQ. Hal itu dikhawatirkan dapat memicu konflik antara kubu pro Jokowi dan kontra Jokowi. Sehingga imbauan ini penting untuk diindahkan.
Reporter: Fadli Aksar
Editor: Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button