Muna Barat

Sebanyak 16 Dokter Program Internship Kemenkes RI di Mubar Terima SIP dan Name Tag

Dengarkan

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Sebanyak 16 dokter umum program internship Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerima Surat Izin Praktek (SIP) dan name tag (kartu pengenal) untuk bertugas melakukan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas wilayah Kabupaten Muna Barat.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, La Ode Butolo, didampingi Sekretaris Daerah Husein Tali, Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat, La Ode Mahajaya, Direktur RSUD Mubar dan sejumlah kepala OPD lainnya yang berlangsung di halaman kantor bupati usai menggelar upacara Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6/2024).

La Ode Mahajaya mengatakan program ini merupakan program dari Kemenkes RI. Sebelumnya pihak pemda mengusulkan agar mendapatkan kuota sesuai permintaan agar Mubar dijadikan salah satu wahana penugasan.

Program ini adalah angkatan ke-2 yang baru dimulai pada tahun lalu dengan permintaan dan jumlah yang sama dengan proses penugasan selama satu tahun.

“Jadi ini tahun lalu proses masa tugas mereka berakhir pada 27 Mei 2023 selama enam bulan. Dan yang didatangkan lagi kali ini semua dokter baru dengan masa tugas enam bulan juga. Jadi ini adalah kewajiban mereka untuk dilalui oleh seorang dokter sebelum mereka turun di lapangan,” ujarnya saat ditemui di kantor bupati.

Mahajaya menyebut, ke 16 dokter tersebut berasal dari berbagai provinsi di Indonesia termasuk Sultra wilayah Muna dan Mubar dan masing-masing akan ditempatkan di rumah sakit, Puskesmas Guali, dan Puskesmas Tondasi.

“Kalau tahun lalu wahana penugasannya termasuk di Puskesmas Bero karena masuk  kategori terpencil namun tahun ini Puskesmas Bero sudah mendapatkan tenaga Nusantara Sehat (NS) dari Kemenkes,” jelasnya

Ia mengaku, permintaan ini tidak semua didapatkan di antara kabupaten lain, semua tergantung upaya-upaya yang dilakukan.

Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang baik di wilayah Mubar, mantan Kepala BKPP Mubar juga ini berencana akan kembali mengusulkan untuk didatangkan dokter gigi karena pemenuhan dokter gigi sangat langka.

“Jadi untuk dokter gigi selama ini masih langka. Pemenuhannya selama ini hanya melalui program NS. Untuk kuotanya, tergantung Kemenkes berapa saja yang diberikan,” ungkapnya

Ia berharap dengan hadirnya dokter umum saat ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang maksimal. Menurutnya, masyarakat selama ini enggan dengan pelayanan fasilitas kesehatan disebabkan karena kurangnya dokter.

“Maka dengan hadirnya para dokter ini, masyarakat lebih sering berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya,” harapnya

Sementara itu, salah dokter dari Universitas Haluoleo Kendari, Wa Ode Milhairunnisa Putri Hanafi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Mubar yang telah menerima mereka untuk melaksanakan tugasnya di wilayah Mubar.

Sebagai dokter akan menjalankan tugas-tugasnya dengan baik demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan masyarakat yang sehat.

“Alhamdulillah terima kasih. Insyaallah kami akan jalan tugas dengan semaksimal mungkin,” tutupnya. (bds)

Reporter: La Ode Darlan
Editor: Biyan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button