Respon Kelangkaan BBM, Ditjen dan BPH Migas Bakal Kunjungi Muna Barat
MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) dan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas dijadwalkan akan berkunjung ke Muna Barat pada Jumat (04/09/ 2026).
Kunjungan tersebut sebagai bentuk respon pemerintah pusat dalam mengatasi kelangkaan BBM yang terjadi daerah Muna Barat. Sebelumnya, bupati bersama jajarannya mendatangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait masalah kelangkaan BBM.
“Insyaallah Hari Jumat mereka akan berkunjung di Muna Barat, Ditjen Migas, BPH Migas, dan Patra Niaga. Mereka akan melihat kondisi riil distribusi BBM sekaligus mencari solusi atas kelangkaan BBM dan penyebab panjangnya antrean,” Jelas La Ode Darwin saat ditemui, Selasa 01/09/2026).
Menurut La Ode Darwin, antrean panjang kendaraan di SPBU tidak hanya menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Makanya kami memilih membawa persoalan ini langsung ke pemerintah pusat karena kewenangan terkait distribusi dan infrastruktur BBM berada di tingkat pusat,” ungkapnya.
Ia menyebut salah satu agenda yang akan menjadi perhatian adalah pengecekan kelayakan penambahan unit SPBU di Muna Barat yakni Kecamatan Kusambi dan Kecamatan Barangka.
Penambahan SPBU dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk memperpendek rantai distribusi, mengurangi beban SPBU yang sudah ada, serta mengurai antrean kendaraan.
“Kita bersyukur kunjungan kita kemarin direspons cepat. Semoga ini menjadi jalan untuk mengurai masalah kelangkaan dan panjangnya antrean BBM di daerah kita,” katanya.
Ia berharap kedatangan Dirjen Migas, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga tidak berhenti sebatas peninjauan lapangan. Tetapi menghasilkan langkah konkret dan kebijakan yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan energi masyarakat Mubar. (kjs)
Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan




