Muna Barat

Danrem 143/HO Resmi Tutup TMMD ke-118 di Muna

Dengarkan

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke- 118 resmi ditutup oleh Komandan Korem (Danrem) 143/HO Kendari, Brigjen TNI Ayub Akbar yang berlangsung di lapangan sepak bola Manguntara, Kelurahan Danagoa, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Kamis (19/10/2023)

Kegiatan TMMD yang dilaksanakan Kodim 1416/Muna ini berlangsung selama satu bulan, dipusatkan di Desa Tombula, Kecamatan Tongkuno.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian sembako kepada warga yang kurang mampu, pemeriksaan kesehatan gratis, sembako murah, dan penyerahan sertifikat tanah dari Pemerintah Kecamatan Bone kepada Danrem 143/HO untuk dijadikan sebagai Pos Koramil Bone, Kecamatan Bone.

Penutupan TMMD ini dihadiri oleh Komandan Kodim 1416 Muna, Letkol Inf Gilles Royce Barnaby Hogendorp, Wakil Bupati Muna Bahrun Labuta, Kapolres Muna AKBP Mulkaifin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muna Agustinus Baka Tandililing.

Brigjen TNI Ayub Akbar menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan TMMD atas kerja sama anggota Kodim 1416 Muna yang dapat menyelesaikan tepat waktu dan berhasil memenuhi target fisik yang telah direncanakan.

Menurut lulusan akademi militer 95 ini, TMMD adalah membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

Ayub mengajak agar meningkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa dan upaya menjaga imunitas bangsa dan menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan serta tantangan dalam menjaga keutuhan dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI.

“Rawat dan pelihara hasil program TMMD 118 ini sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang lama,” harapnya.

Jenderal bintang satu itu berharap agar keberadaan TNI dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus dapat membantu pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat.

Kemudian mempertahankan semangat kebersamaan dan kemajuan teknologi serta seluruh komponen masyarakat, tidak mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.

Tingkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa dalam upaya menjaga bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman gangguan hambatan serta tantangan dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga juga hasil dari program TMMD ini bisa terus dijaga dan dirawat agar manfaatnya bisa terus dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (bds)

Reporter: La Ode Darlan
Editor: Biyan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button