Kolaka

Gema Cermat, Mengedukasi Masyarakat Tentang Penggunaan Obat

Dengarkan

KOLAKA, DETIKSULTRA.COM -Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, melakukan pencanangan gerakan masyarakan cerdas menggunakan obat (Gema Cermat) di salah satu hotel di Kolaka, Rabu (6/3/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh organisasi profesi kesehatan, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kolaka, apoteker, pewakilan instansi terkait, Pramuka serta masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait penggunaan obat.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Harun Masirri mengatakan, begitu besarnya perhatian Kementerian Kesehatan terhadap masyarakat terkait penggunaan obat.

[artikel number=3 tag=”gema,obat,” ]

Kasi Pemantauan Penggunaan Obat Rasional Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI, Erie Gusnallyanti mengatakan, sebenarnya pencanangan gerakan masyarakan cerdas menggunakan obat sudah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan sejak tanggal 13 November 2015.

“Setelah dicanangkan, kita melakukan sosialisasi di seluruh provinsi termasuk kabupaten kota. Sampai tahun 2019 ini kami sudah mensosialisasikan di seratus delapan puluh kabupaten kota,” ungkapnya.

Ditambahkan, Gema Cermat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat secara benar serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.

“Karena tidak selamanya kita didampingi oleh tenaga kesehatan, seperti di rumah misalnya, jadi harus mandiri dan terampil menggunakan obat dengan benar serta mengerti betul obat yang akan digunakan, tidak asal percaya dengan tetangga atau teman, dikasihtau ini obat bagus, terus langsung dikomsumsi saja,” bebernya.

Sebelum mengkonsumsi obat, tambah Erie Gusnallyanti, benar-benar harus mencari informasinya pada petugas yang ada di apotek, nantinya mereka akan melihat pada kemasan obat tersebut ada komposisinya, ada indikasinya, serta cara menyimpat obat yang baik.

“Jadi peran apoteker itu sangat penting. Istilah kami dalam Gema Cermat adalah mengoptimalkan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang informasi penggunaan obat yang benar,” tutupnya.

Reporter : Yus
Editor : Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button