SAR Beraksi Selamatkan Nelayan yang Kapalnya Mati Mesin
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Insiden mati mesin diperairan Wakatobi kembali terjadi. Kejadiannya dialami tiga nelayan asal Desa Numana, Kecamatan Wangi-Wangi, Jumat (3/7/2020).
Tiga nelayan itu diketahui bernama Amirudin(38), Alex(40), dan Ajis(20).
Peristiwa tersebut awalnya terjadi Pada pukul 15.30 Wita, satu buah Long Boat dengan Person on Board (POB) tiga orang berangkat dari Pulau Tomia menuju Wanci.
Dalam perjalanan sekitar pukul 17.30 Wita Long Boat tiba-tiba mengalami mati mesin akibat As koker pecah disekitar Perairan Numana.
Pada pukul 19.30 Wita Comm Centre Basarnas Kendari, menerima info dari Tasri, salah seorang keluarga korban. Ia melaporkan adanya kapal nelayan mengalami mati mesin di Perairan Numana.
BACA JUGA:
- UHO Matangkan Budaya Mutu, Puluhan Pimpinan Akademik Ikuti Pelatihan SPMI
- PNM Tanam 29.000 Pohon dan Salurkan Bantuan Sosial di 58 Cabang
- Dituding Selewengkan Dana Hibah Rp2 Miliar, Univeristas Mandala Waluya Kendari Tegaskan Hanya Terima Barang
- Inflasi Sultra Mei 2026 Capai 4,07 Persen
- Perkuat Kinerja, BKKBN Sultra Lantik dan Ambil Sumpah Delapan Pejabat Fungsional
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingin, membenarkan musibah mati mesin kapal di Perairan Numana, Wakatobi. Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 19.45 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKK dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan.
“Iya Jumat sore kami mendapatkan laporan adanya kapal nelayan yang mengalami mati mesin, saat itu juga kami arahkan Tim Rescue Pos SAR Wakatobi untuk lakukan penyelamatan,” imbuhnya.
Repoter: Haikal
Editor: Via







