Sultra Jadi Tuan Rumah STQH Nasional, Pemprov Siapkan 7 Titik Lokasi Lomba
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 pada Oktober 2025 mendatang. Event keagamaan nasional tersebut akan menjadi tonggak penting dalam sejarah daerah, sebab Sultra terakhir kali menjadi tuan rumah setelah puluhan tahun silam.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra yang juga sebagai Ketua Umum LPTQ, Asrun Lio mengatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan STQH Nasional XXVIII.
“Menjadi tuan rumah dalam gelaran nasional ini tentu merupakan amanah besar yang tidak mudah, namun kami berkomitmen untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan sebaik mungkin,” katanya beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Asrun mengatakan adapun jadwal kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 9-19 Oktober 2025. Kendati demikian, jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan jika terdapat perubahan, terutama berkaitan dengan kehadiran Presiden RI dan pejabat pusat lainnya.
“Jadi ada tujuh lokasi utama yang telah disiapkan sebagai venue pelaksanaan lomba STQH,” terangnya.
Adapun tujuh lokasi tersebut yakni Tugu Eks MTQ menjadi panggung utama, alasan titik ini diambil yakni bangunan tersebut telah menjadi ikon Sultra dan telah menjadi pusat berbagai kegiatan lintas agama.
“Aula Kampus IAIN Kendari, jadi tempat pelaksanaan cabang hafalan Al-Qur’an 1–5 juz. Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, untuk menyelenggarakan cabang hafalan 100 dan 500 hadis,” ungkapnya.
Titik berikutnya yakni aula Kantor Inspektorat Sultra, digunakan untuk Hafalan Al-Qur’an 10 dan 20 juz. Aula Pancasila BPMP Sultra menjadi lokasi untuk hafalan Al-Qur’an 30 juz dan tafsir Al-Qur’an berbahasa Arab. Selanjutnya, Aula Kanwil Kemenag Sultra, untuk pelaksanaan cabang karya tulis ilmiah. Asrama Haji Kendari, untuk tempat pendaftaran ulang peserta.
Asrun menyampaikan, penyelenggaran ini akan berdampak pada ekonomi daerah, sebab kehadiran sekitar ribuan peserta diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Sultra.
“Penyelenggaraan ini tentu akan memberikan efek bagi pelaku usaha, UMKM, perhotelan, wisata kuliner, transportasi, tentu ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (bds)
Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Wulan







