Metro Kendari

Sepanjang 2022, Pengunjung Perpustakaan Modern Sultra Capai 22 Ribu Orang

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, pada periode Februari-Desember tahun 2022, perpustakaan ini telah dikunjungi sebanyak 22.955 orang. Koordinator Layanan Perpustakaan dan Kerjasama, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Herlina mengatakan, tingkat kunjungan tersebut melebihi dari target yang ada sebanyak 15.000 pengunjung.

Ia merincikan, pengunjung Perpustakaan Modern Sultra pada Mei 2022 sebanyak 844 pemustaka, Juni sebanyak 3.198 pemustaka, Juli sebanyak 2.501, Agustus 3.265 pemustaka, Oktober 3.630 pemustaka, November 5.534, dan Desember sebanyak 3.983 pemustaka.

“Sepanjang tahun dari Februari 2022 sampai Februari 2023 ini tingkat pengunjung itu sudah mencapai 34.500 pengunjung. Artinya ini sudah dua kali lipat dari target yang ada. Tahun ini kami masih targetkan 15.000 pengunjung,” katanya, Jumat (24/2/2023).

Lebih lanjut, klasifikasi pengunjung di Perpustakaan Modern Sultra ini lebih dominan dari kelompok pelajar dan mahasiswa, dimana kelompok ini melakukan wisata edukasi.

Baca Juga : Begini Tata Cara Masuk di Perpustakaan Modern Sultra

Namun guna menambah tingkat pengunjung maupun memberikan kesempatan yang tidak sempat berkunjung pada Senin-Jumat, pihaknya juga membuka jadwal operasional pada hari Sabtu.

“Jadi pada hari Sabtu itu kebanyakan pengunjung yang tidak sempat berkunjung pada jam operasional Senin-Jumat. Karena mungkin kesibukan kantor sehingga kesempatannya hanya di hari itu,” imbuhnya.

Saat ini, ada sekitar 24.000 judul buku dan 68.000 eksemplar yang akan disajikan kepada pengunjung yang hendak membaca. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra menargetkan akan menambah koleksi sebanyak 20.000 eksemplar untuk memperbaharui literasi atau ilmu pengetahuan bagi pembaca.

“Harapannya dengan adanya perpustakaan ini dengan konsep yang modern, dengan berbagai fasilitas yang diberikan, perpustakaan ini bukan hanya sekadar untuk membaca buku, melainkan menjadi wisata edukasi bagi masyarakat. Tentunya tujuan utamanya adalah menambah minat baca di Sultra,” tutupnya. (bds)

 

Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Wulan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button