Metro Kendari

Respon Cepat Minaula Kendari Bantu Lansia Korban Bencana di Gorontalo Utara

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Respon kedaruratan dalam menyalurkan Layanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (ATENSI-LU), terus digalakkan Loka Lansia Minaula Kendari.

Kali ini, Loka Lansia Minaula Kendari kembali merespon cepat Lansia yang menjadi korban bencana banjir di Kabupaten Gorontalo Utara, pada 30 Januari 2021 lalu.

Sedikitnya 113 rumah terendam banjir khususnya di Kecamatan Monano dan Kecamatan Tomilito, dan 80 Lansia menajdi korban bencana banjir tersebut.

Kepala Loka Lansia Minaula Kendari, Syamsuddin mengatakan instansi yang dipimpinnya itu, merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos-RI).

Adapun bidang kerjanya, yakni menangani masalah pelayanan dan rehabilitasi sosial Lansia dengan jangkauan wilayah delapan provinsi.

Diantaranya, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),  Sulawesi Tengah (Sulteng), Gorontalo, Sulawesi Utara (Sulut) Maluku, Maluku Utara (Malut), Papua, serta Papua Barat (Pabar).

Dalam memberikan pelayanan dan rehabilitasi sosial Lansia di wilayah jangkauan, Loka Lansia Minaula Kendari juga bermitra dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) LU Pusat Santunan Keluarga (Pusaka). Yang saat ini LKS-LU Pusaka sudah mencapai 135.

Untuk dirinya, terus mendorong pembentukan LKS-LU Pusaka. Hal itu dikarenakan, LKS-LU/Pusaka merupakan ujung tombak dalam hal pelayanan dan rehabilitasi sosial Lansia di tengah masyarakat.

Jumlah lansia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun diperlukan upaya serius dan kolaboratif antar pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah (Pemda), LKS-LU Pusaka, perguruan tinggi, dan perusahaan.

Itu diungkapkannya, karena keterbatasan dari pemerintah pusat itu sendiri, khususnya terkait anggaran dan SDM.

Sehingga ia mengharapkan adanya upaya dari Pemda, minimal adanya pembentukan
regulasi dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Kesejahteraan Sosial Lansia.

Dengan demikian, hal ini menjadi indikator keberpihakan pemerintah daerah terhadap lansia yang nantinya berdampak pada penganggaran berbagai program kelanjutusiaan.

“Kehadiran kami di tempat ini bukan tiba-tiba, namun karena peran, dinas sosial (Dinsos) provinsi dan kabupaten/kota, LKS-LU Pusaka, serta pendamping rehabilitasi sosial Lansia dalam memberikan informasi dan akses kepada kami,” pungkasnya.

Dalam layanan ATENSI-LU, Syamsuddin melanjutkan bantuan yang diberikan kepada Lansia berupa paket kebutuhan dasar nutrisi, meliputi beras, gula, ikan kaleng, teh, minyak goreng, sambal, kecap, madu, sabun cuci, sabun mandi, minyak kayu putih, dan minyak gosok.

“Kemudian alat kebersihan diri untuk para Lansia terdampak banjir. Saya pun berharap dengan adanya bantuan tersebut, dapat membantu dan mengurangi beban hidup Lansia pasca banjir melanda wilayahnya,” ujar dia dalam dirilis yang diterima Detiksultra.com, Kamis (25/2/2021).

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Gorontalo Utara, Marzuki Pulumoduyo, menuturkan jika Pemda setempat  mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Loka Lansia Minaula Kendari atas responnya terhadap Lansia terdampak banjir.

“Saya mengajak kepada kita untuk mensyukuri apa yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Kami juga menyambut baik atas masukan terkait penyusunan Perda Lansia tersebut,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ridwan Yasin selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara bahwa Lansia adalah salah satu kelompok rentan terhadap berbagai kondisi, baik kesehatan, keselamatan, dan ekonomi.

Oleh Pemda Gorontalo Utara akan berupaya memberikan pelayanan dan perlindungan bagi mereka (Lansia.

“Terima kasih kepada Loka Lansia Minaula Kendari yang memberikan bantuan kepada Lansia terdampak banjir,” urainya.

Ditempat yang sama, Suhri Mobilingo selaku Ketua LKS-LU Pusaka Fatmawati menyampaikan hal yang sama perihal Loka Lansia Minaula Kendari begitu tanggap dalam merespon proposal yang mereka ajukan.

“Kami berharap kepada Pemerintah agar mengupayakan banjir tidak terjadi lagi. Lalu, Lansia potensial dan non potensial akan diusulkan untuk mendapatkan layanan ATENSI-LU,” terangnya.

Untuk diketahui, selain memberikan layanan ATENSI-LU, Tim Loka Lansia Minaula Kendari melakukan Koordinasi kepada Kepala Dinsos Provinsi Gorontalo, Mohamad Z. S. Nadjamuddin.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan terkait akses layanan dan rehabilitasi sosial Lansia, pihaknya telah mendorong terbentuknya lima LKS-LU Pusaka baru, yang tersebar di beberapa Kabupaten. Sehingga secara keseluruhan wilayahnya itu, memiliki 10 LKS-LU Pusaka.

“Kami juga berharap adanya arahan dari Loka Lansia Minaula Kendari terkait layanan ATENSI-LU. Terkait Perda Lansia, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah membuat Perda Lansia Nomor 02 Tahun 2021,” tandasnya.

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button