Metro Kendari

Miris!! Mau Basmi Narkoba, Granat Sultra Tak Disokong Dana Pemprov

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sultra, soroti meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba, yang ditandai maraknya penangkapan pelaku-pelakunya oleh lembaga berwenang.

Modus transaksi barang narkoba tersebut, bahkan disinyalir sudah menyerempet ke anak jalanan karena dianggap rentan terkontaminasi penyalahgunaan narkotika. Banyaknya anak jalanan didaerah ini rawan menjadi objek penyalahgunaan narkotika sebab faktor ekonomi dan kurang mendapat perhatian keluarga termasuk pemerintah.

Ketua DPD Granat Sultra, LM Bariun menjelaskan, pemerintah setempat melalui Dinas Sosial harus segera mengambil langkah cepat guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Dinas Sosial ini kan bisa membina para anak jalanan. Jangan dibiarkan di jalanan sana, jangan sampai mereka jadi korban bahkan bisa menjadi pelaku penyebaran narkotika,” jelas Bariun, Rabu (17/3/2021).

LM Bariun menyatakan prihatin dengan peningkatan angka penyalahgunaan narkoba saat ini. DPD Granat ingin bergerak, namun terkendala dana operasional. Granat Sultra sendiri diketahui sudah tidak dapat melakukan penyuluhan bahaya narkotika akibat terhambatnya dana hibah dari Pemprov sejak 2019 silam.

Sampai hari ini, Bariun tak habis pikir, dana yang diharapkan dari Pemprov Sultra tak kunjung turun ke DPD Granat. Padahal tujuannya sangat mulia untuk membantu membasmi penyalahgunaan narkoba.

Apalagi kata Direktur Pascasarjana Unsultra ini, Gubernur Ali Mazi, telah mendisposisi anggaran ke Granat Sultra, namun disebutkan ternyata kandas di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra.

“Tahun 2019 sudah dapat disposisi oleh gubernur, tapi di BPKAD nanti tahun 2020 baru dapat, setelah dicek, dijanji lagi tahun 2021. Tapi sampai sekarang belum terealisasi juga,” kesalnya.

LM Bariun mengaku, tidak adanya dana hibah dari Pemprov Sultra membuat sulit pihaknya melakukan berbagai kegiatan termasuk penyuluhan ke lapisan masyarakat, termasuk para anak jalanan yang tersebar di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya.

Ia berharap agar Pemprov Sultra segera merealisasikan dana hibah guna membantu pencegahan penyalahgunaan narkotika terhadap generasi muda.

Dari 34 provinsi, hanya Sultra yang tak mengucurkan dana hibah ke organisasi DPD Granat-nya.

“Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Sultra yang tidak ada dana hibahnya. Anehnya Granat kabupaten/kota mendapat dana itu,” tukasnya.

Reporter: Sesra
Editor: Via

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button