Komisi III DPRD Kendari saat berkunjung ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Wuawua. Foto: Humas DPRD Kendari.
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Arsyad Alastum menegaskan, pihaknya menjamin Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kendari aman. Ia juga mengimbau orang tua siswa untuk tidak percaya isu-isu yang berkembang sebelum terbukti.
Arsyad Alastum menuturkan, untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait MBG, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke dapur MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Wuawua.
“Belum lama ini, kami dari Komisi III, mengunjungi dapur MBG di Wuawua untuk memastikan secara langsung proses produksi MBG yang melayani sekitar 2.793 porsi makanan, dengan fokus pada higienitas dan kecukupan gizi,” katanya, Selasa (28/10/2025).
Pada kunjungan tersebut dirinya didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kendari, Muslimin, serta anggota Komisi III lainnya yakni Apriliani Puspitawati, Hj. Andi Siti Rofikah Hidayat, Hasbulan, Aman Labelo, Simon Mantong, dan Laode Alimin. Ia berharap, setelah kunjungan ini masyarakat tidak lagi khawatir terkait kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa.
“Kami mengimbau kepada orang tua murid dan pihak sekolah untuk menyampaikan kepada para siswa, silakan konsumsi makanan yang diberikan, jangan khawatir,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Arsyad juga meminta agar masyarakat tidak mudah percaya pada isu keracunan sebelum ada bukti yang jelas. Berdasarkan hasil peninjauan, DPRD Kendari menilai pelayanan dan fasilitas di dapur SPPG sudah cukup baik, mulai dari penerimaan bahan pangan hingga pengelolaan limbah.
Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kendari, Muslimin menambahkan, kunjungan ini juga bertujuan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain.
“Semua pengelolaan dapur SPPG sudah memenuhi standar operasional prosedur dari BGN untuk keamanan makanan,” jelasnya.
Muslimin berharap, BGN dapat terus mengantisipasi potensi masalah agar kejadian serupa tidak terjadi di Kota Kendari. (cds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.