Metro Kendari

Kelola Sampah, Jars Foundation Sosialisasi Program ‘Sinonggi’ di Kelurahan Lahundape

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Yayasan Jars Foundation melakukan sosialisasi pengelolaan sampah dengan program bersihkan, olah, angkut, gunakan lagi (Sinonggi).

Sosialisasi perdana dilakukan di Kelurahan Lahundape Kecamatan Kendari Barat, Jumat (26/3/2021).

Lurah Lahundape Arwan Laura mengatakan, sangat merespon apa yang dilakukan Jars Foundation dan mengucapkan rasa terima kasih pada Pemkot Kendari atas terpilihnya Kelurahan Lahundape untuk dijadikan pilot project pengelolaan sampah.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi terkait kegiatan berikutnya pada tingkat kelurahan di RT 12 dan 13.

“Program ini semoga sukses karena ini paling bagus karena penanganan lingkungan terkait sampah, mudah-mudahan dengan kehadiran dari pihak Jars Foundation Kelurahan Lahundape bisa menangani sampah dan nol adanya sampah,” ungkapnya.

Katanya, Kelurahan Lahundape membuat komunitas peduli sampah dengan mengusulkan retribusi 10 ribu per minggu untuk menggaji petugas sampah.

Tim PKK Kota Kendari, Novianty mengungkapkan, dengan program pengelolaan sampah yang diusung Pemkot Kendari, Jars Foundation bisa membawa dampak positif secara bersama.

“Kami berharap dengan adanya program ini bisa membawa dampak yang baik dan terkhusus para ibu-ibu agar bisa dapat pemahaman adanya pengelolaan sampah nantinya,” ujarnya

Di tempat yang sama, Pengawas Yayasan Jars Foundation, Titik Suminar, menjelaskan, melalui sosialisasi program Sinonggi, masyarakat Kota Kendari khususnya Kelurahan Lahundape bisa mengelola dan memilah sampah sehingga tidak perlu lagi ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Setelah melakukan sosialisasi selama satu Minggu, pihaknya akan melanjutkan dengan pelatihan dan monitoring evaluasi.

“Sehingga melalui program ini, yang mana Kelurahan Lahundape menjadi projects yang terpilih maka kami akan melakukan sosialisasi di dua RT yakni 12 dan 13 yang terdiri dari 213 KK yang aka menjadi binaan kami,” ujarnya.

Dipilihnya dua RT tersebut, karena sudah ada pengangkutan sampah ke rumah-rumah warga.

Namun masih ada kendala yakni pemilihan sampah. Dengan begitu, pihaknya akan edukasi pemilahan sampah.

Selain sosialisasi, pihaknya juga akan adakan bak sampah yang sudah rekapitalisasi yang dilimpahkan dari DLHK Kota Kendari.

“Mengingat DLHK waktu itu tidak boleh jadi praktisi, jadi itu diserahkan pada kami serta kita akan yang mengelola bak sampahnya dan di situ Pak Lurah akan menjadi pembinanya,” ucapnya.

Pemilik sapaan Titik ini meminta pada peserta, khususnya ibu-ibu untuk melakukan tindakan dalam keluarganya masing-masing untuk mengelola sampah dengan mengetahui terlebih dulu perbedaan jenis sampah.

“Kita perlu mengetahui adanya perbedaan jenis sampah bahkan tempat sampah baik itu sampah B3, sampah organik dan sampah anorganik,” pungkasnya.

Reporter: Sesra
Editor: J. Saki

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button