Metro Kendari

4 Tahun Pemerintahan Jokowi, Dana Desa di Sultra Terus Bertambah

PLAY

KENDARI,DETIKSULTRA.COM- Pembangunan desa dan daerah melalui alokasi dana desa menjadi prioritas utama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Kue pembangunan yang awalnya hanya berkutat di ibu kota, kini diratakan ke seluruh Indonesia.

Di Sulawesi Tenggara dengan pengelolaan dana desa yang baik maka sejak empat tahun terakhir anggaran dana desa dari pemerintah pusat terus meningkat dimana pada tahun 2015 porsi anggaran dana desa untuk Sultra tercatat sebesar Rp496 miliar lebih, 2016 meningkat menjadi Rp1 triliun 126 miliar lebih.

Kemudian 2017 menjadi Rp1,482 triliun lebih dan pada tahun 2018 lalu porsi alokasi dana desa untuk Sultra mencapai Rp1,414 triliun lebih sedangkan 2019 juga mengalami kenaikan menjadi Rp1,613 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar Rp199,570 juta lebih dengan persentase 14,11 persen.

[artikel number=3 tag=”pembangunan,desa,” ]

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sultra Tasman Taewa, mengatakan dengan adanya alokasi anggaran Dana Desa banyak kemajuan yang telah dicapai oleh desa.

“Jadi potret pemanfaatan dana desa itu banyak sekali dan tidak bisa dipungkiri bahwa dengan adanya dana desa banyak kemajuan yang telah di capai oleh desa,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Dana Desa digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan. Dana Desa juga diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dana Desa bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik di desa, Mengentaskan kemiskinan, Memajukan Perekonomian Masyarakat, Mengatasi kesenjangan pembangunan antardesa, dan Memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan.

Selain dana Desa, calon presiden nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf tahun 2019 juga menyediakan dana kelurahan untuk 375 kelurahan Sulawesi Tenggara.

Di Kota Kendari misalnya sebanyak 65 kelurahan mendapat alokasi dana kelurahan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan sebesar Rp23,66 miliar.

“Dana stimulan yang dikucurkan pemerintah pusat tahun ini, diporsikan setiap kelurahan mendapat suntikan sekitar Rp370 juta. Adapun untuk pembagiannya disesuaikan dengan luas wiayah dan kepadatan masing-masing kelurahan,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain beberapa waktu lalu.

Dikatakan, program pemberian alokasi dana kelurahan ini dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan pembangunan di tingkat kelurahan, dengan harapan suntikan dana tersebut, dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan kelurahan. Sumarlin

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button